Kejar Target Juli 2026, Pembangunan Koperasi Desa di HSS Dikebut Meski Terkendala Lahan Rawa
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 31 March 2026 | 01:19 PM


amanditmedia.id, Kandangan - Proyek koperasi desa di Hulu Sungai Selatan lagi dikebut, tapi jalannya nggak selalu mulus. Sejumlah titik pembangunan masih bergulat dengan kondisi lahan, terutama di kawasan rawa yang bikin proses konstruksi jadi lebih rumit.
Di tengah tantangan itu, progres tetap berjalan. Saat ini, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sudah berlangsung di 25 desa. Dari angka itu, Desa Lumpangi jadi yang paling ngebut dengan capaian 82 persen.
Wakil Bupati HSS, H. Suriani, S.Sos., M.AP menyampaikan percepatan pembangunan fisik jadi fokus utama saat ini. Dari total target, masih ada 17 titik yang baru masuk tahap persiapan.
"Kita terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sebagai lokasi pembangunan. Ini bagian dari upaya konkret untuk memenuhi target yang telah ditetapkan," ujarnya saat rapat progres di Aula Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Senin (30/3).
Program ini sendiri merupakan bagian dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Targetnya, daerah menyiapkan lahan untuk koperasi sebagai penggerak ekonomi berbasis desa.
Secara keseluruhan, HSS menargetkan 43 gerai koperasi atau sekitar 30 persen dari total 148 desa dan kelurahan. Ambisinya, minimal target itu bisa tercapai pada Juli 2026.
Dari sisi administrasi, semua koperasi sudah mengantongi legalitas. Jadwal Rapat Anggota Tahunan juga sudah tersusun rapi. Sambil menunggu pembangunan fisik rampung, beberapa unit usaha bahkan mulai dirintis lewat kemitraan, seperti penjualan pupuk di Taniran Kubah dan pakan ternak di Gumbil.
Tantangan terbesar datang dari wilayah seperti Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, hingga sebagian Kalumpang. Karakter lahan rawa membuat desain bangunan standar jadi kurang cocok diterapkan.
Meski begitu, upaya mencari solusi terus dilakukan bersama TNI dan instansi terkait, termasuk mencari alternatif lahan yang sesuai aturan.
Dengan progres yang terus berjalan dan kolaborasi lintas pihak, koperasi desa ini diproyeksikan jadi penggerak ekonomi baru di tingkat lokal, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja ke depannya.
Next News

MUSKAB PMI HSS Digelar, Arah Organisasi dan Kepengurusan Baru Jadi Fokus Pembahasan
3 days ago

Luncurkan Senada Plus, HSS Perkuat Kinerja Inovasi Daerah untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
3 days ago

Setor LKPD 2025 ke BPK, HSS Kejar WTP ke-13 Secara Beruntun
3 days ago

Mahasiswa ULM Turun ke Desa! KKN di Daha Selatan Siap Bawa Ide Baru ke HSS
4 days ago

127 Daftar, Tinggal 107 Bertahan! Seleksi Paskibraka HSS 2026 Resmi Dimulai!
4 days ago

Wabup H. Suriani Ikuti Senam Bersama ASN Setda HSS, Dorong Pola Hidup Sehat
8 days ago

Musrenbang RKPD 2027 HSS Digelar, SAKIP Next Gen dan Desa Cantik Ikut Diluncurkan
8 days ago

Hj. Mustaidah Hadiri Musrenbang RKPD 2027 HSS, Dorong Perencanaan Berbasis Data
8 days ago

Musrenbang RKPD 2027 HSS Dibuka, Fokus Penguatan Pangan Lokal dan Industri Kreatif
9 days ago

Panen Raya 5,6 Ton di Padang Batung, Sinergi Pemkab HSS dan TNI Perkuat Ketahanan Pangan
9 days ago



