Rabu, 27 Mei 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Komitmen Transparansi SPMB 2026 Kalsel Diteken, Tekankan Sistem Adil dan Bebas Pungli

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 07 May 2026 | 08:24 AM

Background
Komitmen Transparansi SPMB 2026 Kalsel Diteken, Tekankan Sistem Adil dan Bebas Pungli
Komitmen Bersama SPMB 2026, Pemprov Kalsel Tegaskan Seleksi Transparan dan Bebas Pungli (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

Amanditmedia.id, Banjarbaru — Komitmen menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang transparan dan berkeadilan ditegaskan melalui penandatanganan kesepakatan bersama untuk SPMB jenjang SMA, SMK, dan SLB tahun ajaran 2026/2027.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Muhammad Syarifuddin bersama Forkopimda Kalsel usai upacara peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas di Kantor Setdaprov Kalsel, Senin (4/5).

Syarifuddin mengatakan, komitmen tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan proses penerimaan siswa berjalan bersih, transparan, dan adil, sekaligus memberi kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

"Hari ini kita melaksanakan semacam pakta integritas agar proses penerimaan murid baru dapat dilakukan secara transparan, adil, dan efektif," ujarnya.

Ia menegaskan, tidak boleh ada praktik kecurangan maupun pungutan liar dalam pelaksanaan SPMB. Seluruh satuan pendidikan diminta mematuhi aturan yang berlaku.

"Proses penerimaan murid baru harus transparan dan akuntabel. Jangan sampai ada pungutan di sekolah negeri yang membebani orang tua siswa," tegasnya.

Dari sisi teknis, sistem seleksi tahun ini menggabungkan nilai rapor dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan komposisi 70 persen nilai rapor dan 30 persen TKA.

Selain itu, jalur penerimaan dibagi menjadi domisili 35 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, serta mutasi 5 persen.

Pelaksanaan SPMB dilakukan secara daring, namun tetap mengakomodasi wilayah dengan keterbatasan jaringan melalui sistem hybrid.

"Wilayah perkotaan dilaksanakan sepenuhnya secara online, sedangkan daerah terpencil seperti Paramasan, Kotabaru, dan wilayah kepulauan akan difasilitasi secara offline atau hybrid," tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran, pemerintah juga menyiapkan pengawasan lintas pihak serta layanan pengaduan bagi masyarakat selama proses berlangsung.

Adapun pendaftaran SPMB dijadwalkan pada 22–24 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 29 Juni 2026.

Tags