Senin, 25 Mei 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Panen Perdana Padi Apung di Kalsel Capai 3,6 Ton per Hektare

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 25 May 2026 | 05:13 AM

Background
Panen Perdana Padi Apung di Kalsel Capai 3,6 Ton per Hektare
Panen Perdana Padi Apung di Sungai Tabuk (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjar — Teknologi padi apung mulai diuji di Kalimantan Selatan melalui panen perdana yang digelar di Laboratorium PTPH Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (21/5).

Program yang dijalankan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan produksi pangan di lahan rawa dan pasang surut.

Panen dilakukan menggunakan 250 styrofoam dengan varietas Inpari 42. Hasil ubinan menunjukkan rata-rata produksi mencapai 683 gram per styrofoam atau setara 3,6 ton gabah kering panen per hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP Kalsel, Masliyana mengatakan hasil tersebut masih dalam tahap awal pengembangan sehingga produktivitas belum maksimal.

"Panen ini menjadi tahap awal pengembangan padi apung. Hasilnya memang belum optimal karena masih dilakukan penyesuaian media tanam yang sesuai agar produktivitas dapat meningkat," ujarnya.

Menurutnya, teknologi padi apung menjadi solusi pertanian di wilayah rawa lebak dan lahan pasang surut yang sulit ditanami akibat genangan air.

Selain untuk pengembangan budidaya, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi petani, siswa, dan mahasiswa terkait pertanian adaptif di lahan rawa.

Tags