TNI AL dan DPKP Kalsel Tanam Perdana Kedelai di Banjarbaru, Dukung Ketahanan Pangan
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 27 May 2026 | 05:22 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru — Lahan milik TNI AL di Komplek Rumdis M. Arifin, Banjarbaru mulai dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian terpadu melalui tanam perdana kedelai bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan, Jumat (22/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan pertanian terpadu seluas sekitar satu hektare, dengan 0,6 hektare di antaranya digunakan untuk pertanaman kedelai.
Selain kedelai, kawasan itu juga dilengkapi hortikultura pepaya dan lombok, bioflok ikan nila, hingga peternakan ayam omega, kambing, dan bebek.
Komandan Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Galih Nurna Putra mengatakan program tersebut diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman mengapresiasi langkah TNI AL dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
"Kegiatan seperti yang dilakukan TNI AL ini harus selalu kita dukung agar setiap lahan dapat dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Usai penanaman simbolis, rombongan meninjau sejumlah instalasi pertanian dan peternakan yang saat ini aktif beroperasi di kawasan tersebut.
Next News

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
10 hours ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
13 hours ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
4 days ago

Regulasi Diperkuat, PUPR Kalsel Bidik Jalan Lebih Awet dan Berkualitas
4 days ago

Kelola Sumber Daya Air, Pemprov Kalsel Buka Rekrutmen Anggota TKPSDA WS Cengal-Batulicin
4 days ago

Rumija Belum Tergarap Maksimal, PUPR Kalsel Bidik Jadi Sumber PAD Baru
4 days ago

Pasang Kabel di Jalan Provinsi Tak Bisa Sembarangan, Kalsel Perketat Izin
4 days ago

94 Nakes Digembleng Sekaligus, Kalsel Fokus Lawan Stroke hingga Kusta
4 days ago

Kalsel Juara Kemerdekaan Pers Nasional, JMSI Diminta Jadi Benteng Lawan Hoaks
5 days ago

AI Mulai Kuasai Penyiaran, KPID Kalsel Pasang Rem Etika
6 days ago
