Rabu, 18 Maret 2026
Amandit FM
Hiburan

Makna Lagu End of Beginning oleh Djo: Refleksi, Nostalgia, dan Awal Baru dalam Hidup

Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 03 February 2026 | 04:20 PM

Background
Makna Lagu End of Beginning oleh Djo: Refleksi, Nostalgia, dan Awal Baru dalam Hidup
Djo - End Of Beginning (YouTube/Djo)

Lagu End of Beginning oleh Djo adalah salah satu lagu yang menangkap nuansa emosional mendalam tentang perubahan hidup, identitas, dan cara kita memaknai masa lalu. Lagu ini awalnya dirilis pada 16 September 2022 sebagai bagian dari album Decide dan kemudian mendapatkan perhatian besar saat menjadi viral di TikTok pada 2024, bahkan kembali naik popularitasnya pada awal 2026 setelah Stranger Things mencapai momentum besar dalam budaya populer. Lagu ini kemudian dirilis sebagai single pada 1 Maret 2024.

Secara musikal, End of Beginning menampilkan gaya synth-pop dengan nuansa nostalgia yang kuat, dipadukan dengan gitar dan suara elektronik hangat. Kombinasi ini menciptakan suasana emosional yang pas untuk liriknya yang reflektif. Lagu ini menarik karena tidak hanya sekadar tentang tempat atau pengalaman tertentu, tetapi juga tentang hubungan antara masa lalu, identitas diri, dan proses tumbuh dewasa.

Tema Utama Lagu

Makna inti dari End of Beginning berkisar pada refleksi diri terhadap masa lalu dan penerimaan perubahan sebagai bagian dari proses hidup. Judul lagu itu sendiri merupakan permainan kata yang menarik karena menempatkan "akhir dari permulaan" sebagai momen berakhirnya satu fase penting dan dimulainya fase baru dalam hidup. Ini bukan sekadar akhir, tetapi titik transisi penting yang menandai bahwa masa pembentukan diri sudah selesai dan sesuatu yang lebih besar sedang menunggu.

Nostalgia dan Identitas

Salah satu elemen paling kuat dari lagu ini adalah rasa nostalgia yang kuat terhadap masa lalu, terutama pada pengalaman kehidupan di Chicago. Kota tersebut menjadi simbol periode penting dalam hidup Djo (yang merupakan nama panggung Joe Keery). Baris seperti "And when I'm back in Chicago, I feel it / Another version of me, I was in it" menggambarkan bagaimana kembali ke suatu tempat bisa membawa kembali versi diri yang dulu ada di tempat itu. Ini menunjukkan bahwa pengalaman masa lalu membentuk identitas seseorang dan tetap berpaut kuat dalam ingatan meskipun hidup terus bergerak.

Nostalgia dalam lagu ini bukan sekadar rasa rindu terhadap masa lalu yang manis, tapi juga pengakuan bahwa kita pernah menjadi orang yang berbeda. Lagu ini mengakui bahwa meskipun kita telah berubah, masa lalu itu tetap menjadi bagian dari siapa kita sekarang. Kalimat "You take the man out of the city, not the city out the man" menunjukkan bahwa pengalaman hidup di suatu tempat membekas secara emosional meskipun kita meninggalkannya.

Perasaan Konflik dan Penerimaan

Lirik End of Beginning juga mencerminkan konflik emosional yang sering muncul ketika seseorang mengingat masa lalu. Ada rasa rindu, tetapi juga pengakuan bahwa fase itu sudah berakhir dan tidak bisa diputar ulang. Perasaan ini menciptakan suasana bittersweet—antara rasa kehilangan sekaligus penerimaan bahwa hidup terus bergerak maju.

Bagian pembuka lirik seperti "Just one more tear to cry, one teardrop from my eye" menunjukkan bagaimana emosi terkadang ditahan dan dirasakan secara intens ketika berada sendirian atau di waktu yang tepat, seperti tengah malam. Hal ini menunjukkan kompleksitas emosi yang tidak selalu mudah diungkapkan secara langsung, tetapi terasa dalam tiap memori dan makna yang terkait dengannya.

Hubungan Lagu dengan Pengalaman Pendengar

Fenomena viral End of Beginning tidak hanya karena melodi atau produksi musiknya, tetapi karena banyak pendengar merasa lagu ini mencerminkan pengalaman mereka sendiri. Rasa nostalgia terhadap masa muda, kota yang penuh kenangan, atau fase hidup tertentu membuat lagu ini terasa pribadi bagi banyak orang. Tren TikTok misalnya sering menggunakan lagu ini untuk menyertai video tentang kota kelahiran atau tempat yang berarti bagi user, menunjukkan bagaimana lagu ini mampu menjadi soundtrack emosional bagi perjalanan hidup mereka.

Banyak pendengar bahkan berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana lagu ini memicu kenangan kuat atau membuat mereka merenungkan masa lalu mereka sendiri. Tidak sedikit yang merasa lagu itu membawa suasana melankolis namun penuh penghargaan terhadap apa yang pernah terjadi, menunjukkan kekuatan lagu ini sebagai refleksi emosional universal.

Simbolisme dan Pesan Lagu

Secara simbolik, End of Beginning mengajak pendengar untuk memikirkan arti dari "akhir" dan "awal" dalam hidup. Bukan hanya tentang mengakhiri sesuatu, tetapi juga tentang bagaimana akhir itu menjadi fondasi dari sesuatu yang baru. Lagu ini menunjukkan bahwa fase tertentu dalam hidup mungkin memang harus diakhiri, tetapi pengalaman dari fase tersebut tetap menjadi bagian dari diri kita selamanya.

Makna itu membuat lagu ini terasa lebih dari sekadar cerita pribadi dari pencipta lagu. Ia menjadi ungkapan emosional yang resonan untuk siapa saja yang pernah mengalami perubahan besar, meninggalkan sesuatu yang berarti, dan mencoba menerima bahwa hidup terus berubah.

Kesimpulan dalam Konteks Lagu

End of Beginning oleh Djo adalah ungkapan musik tentang nostalgia, pertumbuhan, perubahan, dan penerimaan. Dengan referensi kuat pada pengalaman pribadi di Chicago, nostalgia menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang mengingat kembali masa lalu, tetapi juga tentang memahami bahwa siapa kita dulu tetap menjadi bagian dari siapa kita sekarang. Melalui melodi yang hangat dan lirik yang reflektif, lagu ini mengajak pendengar untuk merayakan perjalanan hidup mereka sendiri, dengan segala kenangan yang pernah ada.