Makna Lagu Remedy – Ali Gatie: Ketika Cinta Jadi Penyembuh Sekaligus Luka yang Tak Sembuh
Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 23 February 2026 | 09:16 AM


Lagu Remedy menggambarkan cinta yang begitu dalam hingga terasa seperti kebutuhan hidup—namun pada akhirnya berubah menjadi sumber luka dan pertanyaan tanpa jawaban. Sejak bait awal, Ali Gatie menyebut sang kekasih sebagai "melody" dan "remedy". Ini bukan sekadar pujian romantis, melainkan metafora bahwa kehadirannya adalah penenang, penyembuh, bahkan candu.
Kalimat "Music to my ear you my melody, late nights feeling sick you my remedy" menunjukkan bahwa cinta dalam lagu ini bersifat terapeutik. Sosok tersebut menjadi tempat pulang saat dunia terasa berat. Ia bukan hanya pasangan, tetapi bagian dari identitas—"You helped me find myself, a part of my identity."
Namun, romantisme itu berbanding terbalik dengan konflik yang muncul. Lirik "Yeah we coulda been forever, been a legacy" menyiratkan harapan masa depan yang besar. Mereka seolah memiliki potensi untuk menjadi kisah cinta abadi, tetapi semuanya runtuh karena kecemburuan dan pertengkaran—"Thinking 'bout the jealousy, forgetting all chemistry."
Bagian paling emosional muncul ketika ia mempertanyakan ketulusan:
"So tell me did you love me, or did you pretend to?"
Di sini terlihat luka terdalam—bukan hanya karena perpisahan, tetapi karena keraguan apakah cinta itu pernah nyata.
Ali Gatie juga menampilkan paradoks kuat dalam kalimat "Baby you angel same time you the devil." Ini menggambarkan ambivalensi: orang yang sama bisa menjadi penyembuh sekaligus penghancur. Ia yang dulu menjadi "oxygen" dan "necessity" kini justru meninggalkan trauma.
Menariknya, meski hubungan telah berakhir bertahun-tahun, rasa itu belum benar-benar hilang. "Been a couple years, thought that I'd be over you" menunjukkan bahwa beberapa cinta tidak pernah selesai—hanya berubah bentuk menjadi kenangan yang terus menghantui.
Secara keseluruhan, makna lagu Remedy adalah tentang cinta yang terlalu dalam hingga sulit dilepaskan. Ini adalah kisah tentang kehilangan, penyesalan, dan kerinduan terhadap seseorang yang dulu menjadi segalanya. Ali Gatie menyampaikan pesan bahwa ketika seseorang sudah menjadi "obat", kepergiannya bisa terasa seperti penyakit yang tak kunjung sembuh.
Next News

Menjaga Kewarasan dan Fokus Saat UTBK: Biar Nggak Nge-blank Pas Ketemu Soal
15 days ago

Gimana Caranya Biar Skor UTBK Nggak Gitu-gitu Aja? Tips Ampuh Naik Drastis Tanpa Harus Jadi Robot
15 days ago

Seni Bertahan Hidup di Arena UTBK: Gimana Caranya Ngerjain Cepat Tanpa Perlu Pakai Jin?
15 days ago

Strategi War UTBK: Cara Biar Nggak 'Ngutang' Jawaban Saat Waktu Habis
15 days ago

Seni Menyusun Jadwal Belajar UTBK yang Nggak Bikin Tipis Harapan (dan Tipis Dompet)
16 days ago

Panduan Survival UTBK: Bocoran Materi Langganan Muncul Biar Nggak Sia-sia Ambis
16 days ago

Seni Bertahan Hidup Menghadapi UTBK: Bukan Cuma Soal Pintar, Tapi Soal Waras
16 days ago

UTBK Udah Deket Tapi Masih Blank? Begini Cara 'War' Jalur Ekspres Tanpa Bikin Tipus
16 days ago

Panduan Doa Sembelih Kurban Idul Adha Sesuai Sunnah
19 days ago

Lebih dari Sekadar Sate: Membedah Sisi Spiritual dan Sosial di Balik Tradisi Kurban
17 days ago





