Kamis, 12 Maret 2026
Amandit FM
Habar Banua

Pendampingan Pembangunan Daerah HSS Dimulai, Wabup H. Suriani Tekankan Dampak Nyata Program

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 12 March 2026 | 12:09 AM

Background
Pendampingan Pembangunan Daerah HSS Dimulai, Wabup H. Suriani Tekankan Dampak Nyata Program
Wabup HSS Buka Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah (Facebook/Prokopim HSS)

amanditmedia.id, Kandangan – Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan H. Suriani secara resmi membuka kegiatan pendampingan dan evaluasi pembangunan daerah yang digelar di Media Center Hulu Sungai Selatan, Rabu (11/3).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, bersama Tim Pakar Pendampingan dan Evaluasi Pembangunan Daerah serta perwakilan Unit Pemantau Pelayanan Publik.

Dalam pengantar kegiatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS H. Zulkifli menjelaskan bahwa forum ini menjadi bagian dari proses pendampingan sekaligus evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah yang berkaitan dengan misi kepala daerah.

Ia menyebutkan, pembahasan difokuskan pada dua agenda utama, yakni peningkatan kualitas pelayanan birokrasi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada upaya memperkuat kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan melalui pemerintahan yang lebih melayani dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga dapat melihat sejauh mana implementasi visi serta komitmen kepala daerah dalam periode pembangunan 2025–2029.

Sementara itu, H. Suriani menegaskan bahwa kegiatan evaluasi pembangunan tidak boleh dipandang sekadar sebagai rutinitas administratif.

Menurutnya, proses evaluasi justru menjadi ruang penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar berjalan sesuai arah serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan setiap program benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas birokrasi dan inovasi pelayanan publik menjadi salah satu fokus penting dalam proses evaluasi.

Di sisi lain, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan pembangunan dengan penguatan kehidupan sosial, budaya, dan agama sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, tujuan akhir pembangunan daerah adalah terciptanya masyarakat yang sejahtera dengan dukungan pemerintahan yang bersih, melayani, dan kondusif.

Melalui forum ini, H. Suriani berharap seluruh perangkat daerah dapat terbuka dan objektif dalam menilai capaian program yang telah dijalankan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Ia juga mengingatkan agar setiap kritik dan masukan dijadikan sebagai bagian dari proses perbaikan agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Tags