Penyaluran Pupuk Subsidi di Kalsel Jadi Sorotan, DPKP Bahas Pengawasan hingga Dugaan Penyimpangan
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 12 May 2026 | 04:29 AM


amanditmedia.id, Banjarmasin – Penyaluran pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan kembali menjadi perhatian setelah masih ditemukan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari penyerapan yang belum maksimal hingga dugaan distribusi kepada pihak yang tidak berhak.
Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel di Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Kepala Seksi Pembiayaan, Investasi dan Pupuk DPKP Kalsel, Indah Puteri Suciati mengatakan rakor tersebut melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, hingga PT Pupuk Indonesia untuk memperkuat pengawasan distribusi pupuk subsidi.
"Masih ada kendala seperti penyerapan pupuk yang belum maksimal dan penjualan pupuk kepada pihak yang tidak berhak," ujarnya, Kamis (7/5).
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi praktik peminjaman pupuk antarpetani, keterlibatan tengkulak, hingga selisih harga antara pupuk subsidi dan nonsubsidi.
DPKP Kalsel juga menyoroti perlunya monitoring langsung ke lapangan untuk mengetahui penyebab masih adanya petani yang belum menebus pupuk subsidi.
Dalam rakor tersebut, Direktorat Pupuk Ditjen PSP Kementerian Pertanian memaparkan kebijakan terbaru terkait e-RDKK dan verifikasi data petani, sementara Ditreskrimsus Polda Kalsel menegaskan pengawasan pupuk subsidi menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan tindak pidana.
Selain itu, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) turut menyoroti perlunya penyederhanaan regulasi pupuk subsidi agar pelaksanaannya lebih efektif di lapangan.
DPKP Kalsel berharap sinergi lintas sektor dapat memperkuat pengawasan dan memastikan penyaluran pupuk subsidi berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai aturan.
Next News

Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan BBM Subsidi Lewat Aplikasi XSTAR
in 2 hours

Jupiter Aerobatic Team Pukau Ribuan Warga di Langit Banjarbaru
in 2 hours

Kejar Target WHO 2026, Ribuan Kuota Sertifikasi Halal Gratis Masih Tersedia di Kalsel
in an hour

Petani Batola Belajar Gunakan Drone, Pertanian Modern Mulai Digenjot
9 minutes ago

Audit SPBE Kalsel Tersendat, Diskominfo Akui Terkendala SDM dan Anggaran
an hour ago

KIA Bakal Punya Manfaat Baru? Disdukcapil Kalsel Gandeng Amanah Borneo Park
a day ago

Jembatan Cambai Diperlebar, Truk Berat Dilarang Melintas hingga September
a day ago

Kafe Forester 3 Resmi Dibuka, Jual Produk Petani Hutan dan Bidik Tambah PAD
2 days ago

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kalsel Soroti Persatuan dan Tantangan Era Digital
3 days ago

Wali Kota Cup 2026 Diserbu 175 Petenis, Kuota Peserta Ludes dalam Waktu Singkat
3 days ago



