Rehabilitasi 10 Kamar Operasi RSUD Ulin Banjarmasin Dibahas, M. Yasin Toyib: Gunakan Skema Design and Build
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 14 March 2026 | 11:12 PM


amanditmedia.id, Banjarmasin – Rencana rehabilitasi ruang operasi di RSUD Ulin Banjarmasin mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi yang digelar di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (13/3).
Pertemuan dipimpin Kepala Dinas PUPR Kalsel M. Yasin Toyib dan dihadiri Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Among Wibowo, perwakilan Biro Hukum, Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Kesehatan, tim teknis, tenaga ahli hukum, serta jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam rapat tersebut dibahas dua agenda utama terkait persiapan proyek rehabilitasi ruang operasi. Pertama mengenai penetapan metode pembangunan menggunakan skema Design and Build yang mencakup perencanaan desain sekaligus pelaksanaan konstruksi. Kedua terkait penyusunan dokumen persyaratan teknis yang nantinya dimuat dalam dokumen tender.
Menurut Yasin, metode Design and Build dipilih setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis serta kesiapan pelaksanaan proyek. Dengan skema tersebut, proses desain dan pembangunan dapat berjalan lebih terintegrasi.
Ia menambahkan pembahasan terkait dokumen teknis masih akan dilanjutkan secara lebih rinci, termasuk penentuan spesifikasi peralatan dan material yang akan digunakan pada pembangunan kamar operasi.
Sebagai tindak lanjut rapat, pihaknya akan menyiapkan draft surat penetapan metode Design and Build untuk diajukan kepada Gubernur Kalimantan Selatan. Setelah melalui koreksi Biro Hukum, dokumen tersebut akan disampaikan kepada gubernur untuk mendapatkan persetujuan sebelum masuk ke tahap penyusunan dokumen lelang.
Sementara itu, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr. Among Wibowo menyampaikan koordinasi antara pihak rumah sakit dan Dinas PUPR menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk melanjutkan proses rehabilitasi.
Renovasi direncanakan mencakup 10 ruang operasi yang berada di Gedung Aster lantai 5 RSUD Ulin. Selama proses pengerjaan berlangsung, pelayanan operasi kepada pasien tetap berjalan dengan pengaturan lokasi sementara.
Pelayanan bedah akan dialihkan sementara ke ruang operasi yang berada di Gedung IGD lantai 5 sehingga aktivitas pelayanan kesehatan tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu kebutuhan pasien.
Pihak rumah sakit berharap rehabilitasi fasilitas tersebut dapat berjalan lancar sehingga nantinya ruang operasi yang baru dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Next News

Transaksi Saham di Kalsel Tembus Rp3,62 Triliun, Jumlah Investor Terus Naik
12 hours ago

OJK: Sektor Jasa Keuangan Kalsel Tetap Stabil, Kredit Tumbuh 6,71 Persen
13 hours ago

Kalsel Genjot Rehabilitasi Hutan Lewat Program FOLU Net Sink 2030
14 hours ago

Pemprov Kalsel Fasilitasi Mudik Gratis Idulfitri, Bantu Warga Hemat Biaya Perjalanan
17 hours ago

Program Mudik Gratis Kalsel Kembali Digelar, Tujuan Banua Anam Paling Diminati
18 hours ago

Tim Kesehatan Disiagakan di Enam Titik Mudik Kalsel, Pantau Kondisi Pemudik
15 hours ago

Diskominfo Kalsel Mulai Persiapan EPSS 2026, Targetkan Nilai di Atas Rata-Rata Nasional
16 hours ago

Kalsel Bersiap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Menteri BIMP-EAGA 2027, Tim Koordinasi Mulai Dibentuk
20 hours ago

BMKG Dukung Posko Mudik Lebaran di Bandara Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny: Info Cuaca Rutin Dikirim ke ATC
21 hours ago

Pemprov Kalsel Apresiasi Mudik Gratis Polri Presisi 2026, Sebut Bantu Warga Pulang Kampung
a day ago





