Jumat, 20 Maret 2026
Amandit FM
Hiburan

Ruang Rindu – Mawar De Jongh: Arti Lagu tentang Kenangan yang Hidup dalam Ingatan

Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 20 March 2026 | 10:08 AM

Background
Ruang Rindu – Mawar De Jongh: Arti Lagu tentang Kenangan yang Hidup dalam Ingatan
Mawar de Jongh (Genius/Mawar de Jongh)

Lagu "Ruang Rindu" yang dinyanyikan oleh Mawar De Jongh dan dirilis pada 15 Mei 2020 menghadirkan nuansa puitis tentang cinta yang telah pergi, namun masih hidup dalam kenangan. Lagu ini menggambarkan bagaimana rasa rindu bisa menjadi "ruang" tersendiri, tempat seseorang kembali mengingat dan merasakan kehadiran orang yang sudah tidak lagi bersamanya.

Pada bagian awal, lirik "di daun yang ikut mengalir lembut, terbawa sungai ke ujung mata" menghadirkan metafora yang halus tentang perasaan yang mengalir tanpa bisa dikendalikan. Rindu digambarkan seperti aliran air yang membawa emosi hingga ke titik paling dalam. Kalimat "aku mulai takut terbawa cinta" menunjukkan kesadaran bahwa perasaan ini begitu kuat, bahkan bisa menguasai diri.

Masuk ke bagian chorus pertama, suasana kesepian semakin terasa. Lirik "jalanku hampa dan kusentuh dia, terasa hangat oh di dalam hati" menggambarkan kontras antara kenyataan dan kenangan. Secara fisik, tokoh dalam lagu sendiri, tetapi dalam ingatan, ia masih bisa merasakan kehangatan dari sosok yang dirindukan. Ini menunjukkan bahwa kenangan memiliki kekuatan untuk terasa nyata, meskipun hubungan tersebut telah berakhir.

Lagu ini juga menyoroti sifat cinta yang tidak selalu menetap. Dalam lirik "kau datang dan pergi oh begitu saja", terlihat bahwa hubungan tersebut tidak memiliki kepastian. Meski begitu, tokoh dalam lagu memilih untuk menerima semuanya "apa adanya". Ini menunjukkan adanya proses penerimaan, meskipun rasa rindu tetap ada.

Bagian "mata terpejam dan hati menggumam, di ruang rindu kita bertemu" menjadi inti makna lagu ini. "Ruang rindu" bukanlah tempat nyata, melainkan ruang batin di mana kenangan dan perasaan tetap hidup. Di sanalah seseorang bisa "bertemu" kembali dengan orang yang telah pergi, meskipun hanya dalam bayangan atau ingatan.

Pengulangan lirik di bagian akhir memperkuat kesan bahwa rindu tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya berpindah tempat, dari kebersamaan nyata menjadi kenangan yang terus diingat. Lagu ini menggambarkan bahwa meskipun seseorang telah pergi, perasaan terhadapnya bisa tetap tinggal, hidup dalam ruang sunyi yang hanya dimiliki oleh hati.

Tags