Timnas U17 Indonesia Tantang China Lagi Malam Ini, Misi Bangkit Usai Kalah 0-7
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 11 February 2026 | 01:48 PM


amanditmedia.id, Tangerang – Timnas Indonesia U-17 kembali berhadapan dengan China pada laga uji coba internasional leg kedua yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2/2026) pukul 18.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Garuda Muda setelah pada pertemuan pertama harus menelan kekalahan telak.
Laga sebelumnya menjadi evaluasi besar bagi skuad asuhan Nova Arianto. Indonesia tumbang 0-7 dari tim tamu, dengan lini pertahanan yang kerap kehilangan koordinasi serta kesulitan mengembangkan permainan saat ditekan. Hasil tersebut membuat tim pelatih menyoroti aspek organisasi bertahan, transisi permainan, hingga efektivitas penyelesaian akhir.
Nova Arianto menegaskan bahwa pertandingan kedua bukan semata soal skor akhir, melainkan perkembangan performa tim secara keseluruhan. Ia menginginkan respons positif dari para pemain, terutama dalam hal keberanian menguasai bola, disiplin posisi, serta komunikasi antarlini agar tidak kembali mudah ditembus.
Dari sisi komposisi pemain, sejumlah rotasi diperkirakan dilakukan guna melihat alternatif taktik. Pada laga pertama, Indonesia menggunakan skema 3-4-3 dengan Noah Leo Duvert di bawah mistar. Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir belum maksimal sehingga gagal menghasilkan gol.
Sementara itu, China datang dengan kepercayaan diri tinggi usai kemenangan besar pada pertemuan awal. Mereka tetap menjadikan laga ini sebagai bagian dari pematangan tim menuju Piala Asia U-17 2026, dengan fokus menjaga intensitas permainan dan efektivitas serangan cepat.
Bagi Indonesia, uji coba ini memiliki arti penting sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen resmi mendatang. Selain peningkatan taktik, tim juga menekankan ketahanan fisik serta mental bertanding agar mampu bersaing menghadapi lawan dengan tempo tinggi.
Duel malam ini sekaligus menjadi momen bagi staf pelatih untuk menilai kedalaman skuad dan kesiapan individu pemain. Hasil akhir mungkin penting, namun peningkatan kualitas permainan menjadi target utama demi membangun fondasi yang lebih solid jelang kompetisi sesungguhnya.
Next News

TVRI Buka Pendaftaran Nobar Resmi Piala Dunia 2026 untuk Kafe hingga Hotel
21 days ago

Kemkomdigi Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat untuk Pelajar di Tangerang
a month ago

Gregoria Mariska Tunjung Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI, Faktor Kesehatan Jadi Alasan
a month ago

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter
2 months ago

1.585 Posbankum di Jambi Resmi Diluncurkan, Akses Bantuan Hukum Kini Sampai Desa
2 months ago

Bahlil Nilai Batas BBM Subsidi 50 Liter per Hari Wajar, Singgung Pengalaman Jadi Sopir Angkot
3 months ago

Ramai Isu BBM Naik 1 April, Ini Penjelasan Terbaru dari Pusat
3 months ago

UTBK Is Coming: Checklist Amunisi Biar Nggak Panik di Hari-H
3 months ago

Punya 7.000 Triliun, Elon Musk Bisa Beli Apa Saja di Dunia Ini?
3 months ago

Otto Toto Sugiri: Kisah "Bill Gates Indonesia" yang Hartanya Bikin Geleng-Geleng Kepala
3 months ago





