UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel Siapkan Transformasi BLUD, Targetkan Penguatan Layanan dan PAD
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 17 March 2026 | 05:17 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru – Penguatan kelembagaan tengah dipersiapkan oleh UPTD Sertifikasi Kompetensi Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Selatan melalui skema pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan sertifikasi kompetensi sekaligus mendorong kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Kepala UPTD Sertifikasi Kompetensi SDM Kalsel Abdul Haris menjelaskan bahwa saat ini unit tersebut masih berada di bawah pengelolaan anggaran induk sehingga belum memiliki akun anggaran mandiri.
Ia mengatakan proses menuju status BLUD masih dalam tahap kajian, termasuk penyesuaian target tarif lain-lain pendapatan asli daerah (PAD) yang sah pada unit induk koordinasi.
Pada tahun 2026, UPTD mulai menjalankan sejumlah kegiatan berbasis kontribusi melalui kerja sama dengan instansi pemerintah maupun daerah yang memanfaatkan layanan sertifikasi di lembaga tersebut. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan layanan sertifikasi dan pengembangan kompetensi aparatur di berbagai kabupaten dan kota.
Menurut Haris, pola tersebut menjadi tahap awal sebelum unit memiliki kemandirian pengelolaan keuangan. Status BLUD nantinya akan memberi ruang yang lebih luas bagi lembaga untuk mengelola layanan sertifikasi secara lebih fleksibel dan profesional.
Ia menyebutkan, pada 2027 lembaga ini ditargetkan sudah memiliki akun rekening sendiri dalam struktur APBD sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal.
Selain penguatan kelembagaan, dukungan anggaran juga diproyeksikan meningkat signifikan. Pemerintah daerah telah menyetujui rencana alokasi sekitar Rp5 miliar pada 2027 guna mendukung berbagai kegiatan sertifikasi dan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara.
Salah satu agenda besar yang direncanakan adalah penyelenggaraan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan jumlah peserta yang diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang dalam puluhan angkatan. Dukungan program dan penguatan struktur organisasi diharapkan menjadikan lembaga ini sebagai pusat layanan sertifikasi kompetensi aparatur yang profesional di Kalimantan Selatan.
Next News

LPTQ Kalsel Mulai Gembleng Kafilah Hadapi MTQ Nasional 2026
2 months ago

Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 di Kalsel, Diskominfo Siapkan Dukungan Teknis
2 months ago

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp319 Juta untuk Stunting hingga Rumah Layak Huni
2 months ago

Vaksin HPV Tahap Akhir di BBPOM Banjarbaru Lampaui Target Peserta
2 months ago

Gerak Cepat Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Landasan Ulin Timur
2 months ago

BPBD Kalsel Fokus Lindungi Permukiman Saat Karhutla Meluas di Banjarbaru
2 months ago

Pelatihan Penyusutan Arsip BPSDMD Kalsel Ditutup, 29 ASN Lulus
2 months ago

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
3 months ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
3 months ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
3 months ago





