Rabu, 15 April 2026
Amandit FM
Hiburan

After School Sad Session Nadhif Basalamah: Arti Lirik tentang Cinta Sepihak yang Dipendam Diam-Diam

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 02 March 2026 | 06:42 PM

Background
After School Sad Session Nadhif Basalamah: Arti Lirik tentang Cinta Sepihak yang Dipendam Diam-Diam
nadhif basalamah - After School Sad Session (YouTube/Nadhif Basalamah)

Jauh sebelum dikenal lewat lagu-lagu berbahasa Indonesia yang puitis, Nadhif Basalamah sudah menulis keresahan masa mudanya dalam bahasa Inggris lewat After School Sad Session pada 2018. Dari judulnya saja, kita sudah bisa membayangkan suasana sore sepulang sekolah, duduk sendirian, memutar ulang perasaan yang tak pernah benar-benar terucap.

Lagu ini dibuka dengan pengakuan yang terdengar tegas namun rapuh, "I'm out of love, but with you, it's different." Ia seperti meyakinkan diri bahwa dirinya sudah kebal terhadap cinta. Sudah lelah, sudah tidak ingin berharap. Tetapi ketika bertemu sosok ini, semuanya berubah. Ada pengecualian yang tidak bisa ia tolak.

Baris "You leave me hoping, drowning in my fantasy" menggambarkan kondisi terjebak dalam harapan dan khayalan. Ia tidak benar-benar memiliki hubungan dengan orang tersebut, tetapi pikirannya terus membangun kemungkinan. Fantasi menjadi tempat pelarian, sekaligus sumber luka.

Konflik batin terasa jelas dalam pertanyaan, "Should I stay? Should I wait? Thinking you might change your mind." Ini adalah dilema klasik cinta sepihak. Bertahan dengan harapan suatu hari akan dipilih, atau pergi demi menjaga harga diri. Namun kenyataan pahit muncul dalam kalimat sederhana, "But, baby, you're not mine." Ia sadar, orang itu bukan miliknya.

Meski begitu, ia tetap berkata, "No, I don't wanna waste my time, but baby you're worth the wait." Ada kontradiksi di sini. Secara logika, menunggu tanpa kepastian adalah membuang waktu. Namun perasaan tidak selalu rasional. Baginya, orang ini tetap layak ditunggu.

Bagian paling menyentuh hadir dalam lirik, "If you could see me just once, how deeply I'll fall for you." Ia hanya ingin dilihat, dipahami, diberi satu kesempatan. Ada kerinduan sederhana untuk diakui keberadaannya. Pengulangan kata "For you" di akhir lagu terasa seperti gema perasaan yang tak tersampaikan, terus berputar di kepalanya.

Secara keseluruhan, After School Sad Session adalah potret cinta remaja yang jujur dan polos. Tentang duduk sendiri setelah jam pelajaran usai, memikirkan seseorang yang mungkin bahkan tidak menyadari perasaan kita. Lagu ini menangkap momen ketika hati ingin berharap, meski tahu risikonya adalah kecewa. Sebuah kisah sederhana, tetapi begitu dekat dengan pengalaman banyak orang.