Final AFC Futsal Asia 2026: Brian Ick Sebut Indonesia Tidak Mau Pulang Dengan Kekalahan
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 07 February 2026 | 03:50 PM


amanditmedia.id, Jakarta – Pemain Timnas Futsal Indonesia, Wendy Brian Lindrey Ick, menegaskan tekad kuat skuad Merah Putih untuk tampil maksimal ketika menghadapi Iran pada final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam ini. Bagi Brian dan rekan-rekan, kekalahan bukan opsi di depan publik sendiri.
Indonesia lolos ke final setelah mencatat sejarah baru di turnamen ini, termasuk kemenangan dramatis 5-3 atas Jepang di semifinal yang berlanjut hingga waktu tambahan. Pencapaian itu membuat momentum tim makin kuat menghadapi Iran, yang merupakan juara sangat dominan di Asia.
"Untuk memotivasi diri dan teman-teman, kami merasa ini adalah rumah kami. Dan kami tidak ingin kalah di rumah sendiri," ujar Brian dalam jumpa pers pra-pertandingan di Indonesia Arena, Jumat. Ia juga menambahkan bahwa tekanan justru tidak dirasakan timnya karena final ini adalah pengalaman pertama bagi Indonesia di partai puncak.
Brian Ick berasal dari Jayapura dan dikenal sebagai salah satu pemain kunci Indonesia sepanjang turnamen. Ia juga telah mencetak gol dalam fase grup dan perempat final, serta menjadi figur sentral dalam serangan timnas. Kepercayaan dirinya tinggi menjelang laga melawan Iran, tim yang selama ini dikenal sebagai raksasa futsal Asia.
Iran datang ke final dengan catatan impresif — mengincar gelar ke-14 sepanjang sejarah Piala Asia Futsal. Meski demikian, mereka juga menghadapi tekanan tersendiri karena status tuan rumah memberi dukungan luar biasa kepada Indonesia. Publik Iran bahkan sempat menyebut beban besar yang harus dihadapi tim mereka untuk mempertahankan tradisi juara saat bermain di Indonesia.
Pernyataan Brian sejalan dengan pandangan pelatih Hector Souto, yang percaya timnya tidak dibebani tekanan berlebihan dan justru memiliki peluang besar karena dukungan publik serta kebersamaan tim yang kuat sepanjang turnamen. Souto menyebut Indonesia datang tanpa beban, sedangkan Iran sebagai tim yang sudah terbiasa di final punya tekanan tersendiri untuk memenangi trofi.
Final ini akan menjadi sorotan besar karena kedua tim memiliki motivasi kuat: Indonesia ingin menorehkan prestasi terbesar dalam sejarah futsal nasional, sementara Iran ingin memperluas dominasinya di level Asia. Kick-off laga akan dimulai pada pukul 19.00 WIB, dan jutaan mata akan menyaksikan pertemuan dua kekuatan yang berbeda pengalaman ini.
Dengan semangat untuk tidak kalah di rumah sendiri, tekad Indonesia semakin kuat menghadapi lawan yang tetap harus diwaspadai, meski semua statistik berbicara tentang prestasi besar Iran.
Next News

Kaesang Pangarep: Dari Tukang Pisang, Raja Meme, Hingga Jadi Kapten Politik Dadakan
a day ago

Profil Bahlil Lahadalia: Mantan Loper Koran Kini Nakhoda Golkar
a day ago

Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 50 Persen untuk Ojol hingga Kurir, Berlaku sampai 2027
4 days ago

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Informal Lewat RT/RW dan Komunitas Masjid
4 days ago

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026, BI Batasi Maksimal Rp5,3 Juta per Orang
4 days ago

Ekonom Peringatkan Dampak Jika Harga BBM Naik: Inflasi Tinggi hingga Risiko Resesi
4 days ago

Pemerintah Jamin Stok BBM Aman di Tengah Ketegangan Global
4 days ago

Filipina Pangkas Jam Kerja Demi Hemat Energi, Indonesia Masih Kaji Kebijakan Efisiensi
4 days ago

Prabowo Undang SBY dan Jokowi Hadiri Acara di Istana Merdeka Malam Ini
11 days ago

920 Cartridge Vape Berisi Narkoba Etomidate Diamankan Polisi di Jakarta Pusat
11 days ago





