Final Piala Asia 2026: Indonesia Tunjukkan Performa Hebat Lawan Iran Meski Tak Juara
Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 08 February 2026 | 07:59 AM


amanditmedia.id, Jakarta – Timnas futsal Indonesia harus puas menjadi runner‑up Piala Asia Futsal 2026 setelah dikalahkan Iran melalui adu penalti, meski kedua tim bermain imbang 5–5 pada waktu normal dan extra time di final AFC Futsal Asian Cup 2026, Sabtu malam (7/2/2026). Laga perebutan gelar juara digelar di Indonesia Arena, Jakarta dengan tensi tinggi dari awal hingga akhir.
Bermain di kandang sendiri, tim Garuda menghadirkan pertandingan penuh gol sejak babak pertama. Indonesia sempat unggul di periode tertentu dalam pertandingan, dengan gol-gol yang tercipta dari aksi pemain-pemain seperti Reza Gunawan, Israr Megantara, dan Samuel Eko. Sementara Iran juga tampil agresif dengan gol-gol dari Hossein Tayebi, Mahdi Karimi, dan Saeid Ahmad Abbasi, yang membantu mereka terus menjaga ketatnya skor sepanjang waktu normal.
Skor akhir 5–5 setelah extra time menandai duel yang sangat seimbang dan menarik perhatian penonton di venue serta penonton di seluruh Indonesia dan Asia. Kedua tim saling balas gol dan menciptakan momen‑momennya sendiri, sebelum akhirnya pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan juara.
Pada babak adu penalti, Iran keluar sebagai pemenang dengan skor 5–4 setelah beberapa eksekusi dari Indonesia gagal membobol gawang lawan. Timnas futsal Iran berhasil mempertahankan dominasi mereka di ajang ini dan merebut gelar juara kembali, sementara Indonesia harus menerima hasil sebagai runner‑up.
Meskipun kalah, pencapaian Indonesia dianggap luar biasa karena tim Merah‑Putih menjadi satu‑satunya tim yang mampu mencetak lima gol ke gawang Iran dalam laga final Piala Asia Futsal sepanjang sejarah turnamen tersebut. Catatan ini mendapat sorotan luas dari media dan pengamat futsal karena menunjukkan perkembangan pesat kualitas timnas futsal Indonesia di kancah Asia.
Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, dalam komentar sesaat setelah laga menyatakan bahwa para pemain telah memberikan performa terbaik mereka di hadapan keluarga, suporter, dan penonton yang memenuhi Indonesia Arena. Ia menilai pengalaman ini menjadi pelajaran berharga dan momentum penting bagi masa depan tim dalam kompetisi internasional.
Bagi publik tanah air, pertandingan final ini bukan sekadar soal meraih gelar juara, tetapi juga pencapaian mental dan taktik timnas futsal yang mampu bersaing dengan salah satu kekuatan utama futsal Asia. Bahkan dalam diskusi di kalangan suporter, performa Indonesia dinilai menjadi sinyal bahwa masa depan futsal nasional kian menjanjikan meskipun belum berhasil membawa pulang trofi.
Dengan catatan bermain imbang 5–5 dan hanya kalah tipis di adu penalti, Timnas Futsal Indonesia pulang dengan kebanggaan baru di level kontinental sekaligus pengalaman yang dapat dijadikan modal untuk turnamen berikutnya.
Next News

Prabowo Undang SBY dan Jokowi Hadiri Acara di Istana Merdeka Malam Ini
4 days ago

920 Cartridge Vape Berisi Narkoba Etomidate Diamankan Polisi di Jakarta Pusat
4 days ago

Kemendagri: OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Peringatan Tegas bagi Kepala Daerah
4 days ago

KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan di Jateng
4 days ago

Persib Bandung Ditahan Imbang Persebaya 2-2, Hodak Pilih Diam Soal Kepemimpinan Wasit
4 days ago

Persita Tangerang Bangkit Dramatis, Bekuk PSM Makassar 4-2 di Pare-pare
4 days ago

Kemenkes Terima Notifikasi Dua Kasus Campak WNA Australia dengan Riwayat Perjalanan ke Indonesia
4 days ago

Profil Try Sutrisno, Wapres Ke-6 RI yang Berkarier dari Militer
5 days ago

Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Wafat, Pemerintah Siapkan Upacara Militer
5 days ago

Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
5 days ago





