MBG Tetap Beroperasi di Bulan Puasa, Menu Disiapkan untuk Berbuka
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 04 February 2026 | 10:31 AM


amanditmedia.id, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar tetap dijalankan selama bulan puasa 2026 dengan beberapa penyesuaian, terutama terkait menu dan waktu pembagian agar sesuai dengan kondisi peserta yang berpuasa. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai langkah memastikan program tetap berjalan tanpa mengganggu ibadah siswa.
Menurut pihak kementerian, MBG akan disalurkan pada waktu yang tepat, yakni menjelang berbuka puasa, sehingga anak-anak tetap bisa mendapatkan asupan bergizi tanpa mengganggu jadwal puasa. "Kami memastikan menu yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan bisa dinikmati saat berbuka," ujar perwakilan kementerian.
Menu MBG selama Ramadan disesuaikan agar tetap bergizi dan mudah dikonsumsi saat berbuka. Beberapa pilihan makanan yang diberikan meliputi kombinasi karbohidrat, protein, sayur, dan buah, dengan porsi yang sesuai usia pelajar. Penyesuaian ini dimaksudkan agar anak-anak tetap menerima gizi seimbang dan tidak mengalami gangguan pencernaan ketika berbuka setelah seharian berpuasa.
Selain menyesuaikan menu, mekanisme pembagian MBG juga diatur ulang. Penyaluran dilakukan di sekolah masing-masing dengan jadwal yang diatur guru dan pengelola kantin untuk menghindari kerumunan. Proses ini melibatkan koordinasi antara pihak sekolah, dinas pendidikan, dan pihak pengelola MBG agar semua siswa mendapatkan makanan tepat waktu.
Kementerian menekankan bahwa program MBG tetap menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan gizi anak sekolah terpenuhi, termasuk saat bulan puasa. Program ini dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang siswa, menjaga konsentrasi belajar, dan mencegah kekurangan gizi.
Salah satu guru sekolah dasar yang menjadi lokasi distribusi MBG menyatakan bahwa penyesuaian menu dan waktu sangat membantu. Anak-anak dapat berbuka dengan makanan bergizi sebelum melanjutkan kegiatan belajar ringan di sore hari atau mengikuti kegiatan keagamaan. "Ini membuat anak-anak tetap semangat dan tidak kekurangan energi saat puasa," ujar guru tersebut.
Pihak kementerian juga memastikan pengawasan terhadap kualitas dan kebersihan makanan tetap dijaga. Setiap paket MBG diperiksa agar memenuhi standar keamanan pangan, sehingga risiko gangguan kesehatan bagi siswa dapat diminimalkan.
Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap MBG tetap memberikan manfaat optimal bagi pelajar meski dijalankan selama Ramadan. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak, tanpa mengganggu praktik ibadah yang dijalankan di bulan puasa.
Pelaksanaan MBG selama Ramadan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan memenuhi target gizi yang diharapkan. Kementerian mendorong partisipasi aktif pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk membantu kelancaran program agar semua siswa mendapatkan manfaat yang maksimal dari MBG.
Next News

Prabowo Undang SBY dan Jokowi Hadiri Acara di Istana Merdeka Malam Ini
3 days ago

920 Cartridge Vape Berisi Narkoba Etomidate Diamankan Polisi di Jakarta Pusat
3 days ago

Kemendagri: OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Peringatan Tegas bagi Kepala Daerah
3 days ago

KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam Operasi Tangkap Tangan di Jateng
3 days ago

Persib Bandung Ditahan Imbang Persebaya 2-2, Hodak Pilih Diam Soal Kepemimpinan Wasit
3 days ago

Persita Tangerang Bangkit Dramatis, Bekuk PSM Makassar 4-2 di Pare-pare
3 days ago

Kemenkes Terima Notifikasi Dua Kasus Campak WNA Australia dengan Riwayat Perjalanan ke Indonesia
4 days ago

Profil Try Sutrisno, Wapres Ke-6 RI yang Berkarier dari Militer
4 days ago

Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Wafat, Pemerintah Siapkan Upacara Militer
4 days ago

Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di Usia 90 Tahun
4 days ago





