Minggu, 19 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Workshop Konsiliasi Data Digelar, Disdukcapil Kalsel Perkuat Akurasi Profil Kependudukan

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 19 April 2026 | 06:30 AM

Background
Workshop Konsiliasi Data Digelar, Disdukcapil Kalsel Perkuat Akurasi Profil Kependudukan
Disdukcapil Kalsel Gelar Workshop Profil Kependudukan (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Upaya memperkuat kualitas data kependudukan terus dilakukan melalui workshop konsiliasi data untuk penyusunan profil perkembangan penduduk yang digelar di Aula Disdukcapil Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/4).

Kegiatan ini melibatkan perwakilan pengelola data administrasi kependudukan dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, dengan fokus pada peningkatan akurasi, konsistensi, serta integrasi data.

Kepala Disdukcapil Kalsel, Dewi Fuziarti, menegaskan bahwa penyelenggaraan administrasi kependudukan harus berlandaskan regulasi yang kuat agar pelayanan publik berjalan optimal dan akuntabel. Ia menyebut sejumlah regulasi menjadi pijakan utama, mulai dari Undang-Undang Administrasi Kependudukan hingga berbagai aturan turunan yang mendukung sistem digital pemerintahan.

"Data yang akurat dan mutakhir sangat penting untuk mendukung berbagai kebutuhan pembangunan daerah," ujarnya.

Selain penguatan regulasi, peningkatan kualitas data juga dilakukan melalui pemanfaatan hasil konsolidasi dan pembersihan data oleh Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri yang diperbarui setiap semester.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengolahan dan Penyajian Data Kependudukan, Ariesetya Nova Perdana, menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban daerah dalam menyusun profil perkembangan kependudukan secara berjenjang.

"Ini juga untuk memastikan setiap daerah mampu menyajikan data agregat yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Workshop turut menghadirkan narasumber dari unsur Diskominfo provinsi dan daerah, serta Disdukcapil kabupaten/kota, dengan materi mencakup pengolahan data semester II tahun sebelumnya hingga isu strategis seperti validasi data penduduk yang sudah meninggal namun masih tercatat dalam sistem.

Sinergi lintas daerah dan peningkatan kapasitas pengelola data dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan data kependudukan yang lebih presisi dan terintegrasi guna mendukung perencanaan pembangunan yang berbasis data.

Tags