Geopark Meratus Kembangkan Model Berkelanjutan, Dari Lahan Tambang hingga Ekonomi UMKM
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 02 May 2026 | 08:23 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru — Pengelolaan kawasan Geopark Meratus terus diarahkan pada prinsip berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.
Wakil Sekretaris Badan Pengelola Geopark Meratus, Theodorik Rizal Manik, menyebut tantangan utama berada pada kondisi geografis yang sebagian merupakan wilayah pertambangan.
"Sebagian kawasan Geopark Meratus merupakan area tambang batu bara, intan, hingga emas. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk dikelola secara berkelanjutan," ujarnya, Rabu (29/4).
Ia menegaskan, pengembangan geopark diarahkan sebagai alternatif ekonomi yang lebih inklusif, sehingga masyarakat tidak bergantung pada sektor ekstraktif.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni kerja sama dengan Badan Restorasi Lingkungan Jerman (BGR), didukung Bappenas dan Bappeda Kalsel, serta melibatkan akademisi dari ITB, IPB, dan Unpad dalam rehabilitasi lahan bekas tambang.
Lahan tersebut, kata dia, mulai dikembangkan untuk sektor peternakan melalui penanaman rumput gajah sebagai pakan ternak.
"Ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar," jelasnya.
Selain itu, penguatan sektor kuliner melalui program Geofood juga terus didorong, dengan mengangkat produk lokal seperti ketupat kandangan, soto Banjar, dan cabe hiyung agar mampu menembus pasar global.
Di sisi kelembagaan, penguatan organisasi juga dilakukan agar pengelolaan lebih profesional, termasuk optimalisasi pengelolaan hibah.
Upaya ini diharapkan menjadikan Geopark Meratus sebagai motor pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Next News

Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan BBM Subsidi Lewat Aplikasi XSTAR
in 2 hours

Jupiter Aerobatic Team Pukau Ribuan Warga di Langit Banjarbaru
in 2 hours

Kejar Target WHO 2026, Ribuan Kuota Sertifikasi Halal Gratis Masih Tersedia di Kalsel
in an hour

Petani Batola Belajar Gunakan Drone, Pertanian Modern Mulai Digenjot
in 15 minutes

Audit SPBE Kalsel Tersendat, Diskominfo Akui Terkendala SDM dan Anggaran
an hour ago

KIA Bakal Punya Manfaat Baru? Disdukcapil Kalsel Gandeng Amanah Borneo Park
a day ago

Jembatan Cambai Diperlebar, Truk Berat Dilarang Melintas hingga September
a day ago

Kafe Forester 3 Resmi Dibuka, Jual Produk Petani Hutan dan Bidik Tambah PAD
2 days ago

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kalsel Soroti Persatuan dan Tantangan Era Digital
3 days ago

Wali Kota Cup 2026 Diserbu 175 Petenis, Kuota Peserta Ludes dalam Waktu Singkat
3 days ago




