Rabu, 22 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Literasi Digital Kalsel Disorot, Ibnu Sina Minta SPBE Dipacu dan Blank Spot Dihapus

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 09:27 AM

Background
Literasi Digital Kalsel Disorot, Ibnu Sina Minta SPBE Dipacu dan Blank Spot Dihapus
Ibnu Sina Dorong Peningkatan Indeks SPBE dan Literasi Digital di Kalsel (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Penguatan literasi digital dan kinerja sistem pemerintahan berbasis elektronik menjadi perhatian dalam Forum Perangkat Daerah Diskominfo Kalsel, Senin (30/3).

Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Ibnu Sina, menilai tingkat melek internet di Kalimantan Selatan masih perlu ditingkatkan agar tidak tertinggal dibanding daerah lain di Pulau Kalimantan.

"Masukan kami mungkin nanti terkait dengan angka melek internet di Kalsel itu kan masih dalam posisi yang perlu diperbaiki. Diantara pulau Kalimantan, saya kira ini harus mendapat perhatian serius," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga daya saing Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurutnya, capaian provinsi tidak boleh tertinggal dari kabupaten dan kota.

"Jangan sampai Pemprov Kalsel itu kalah dengan indeks SPBE kabupaten kota. Karena secara keseluruhan, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik itu menjadi indikator keberhasilan pemerintahan dalam sisi pelayanan publik," tambahnya.

Sinkronisasi program kerja 2026–2027 juga dinilai krusial, terutama dalam mendukung keterbukaan informasi dan penghapusan wilayah blank spot.

Ibnu menegaskan, arah ke depan harus mengarah pada sistem pemerintahan yang sepenuhnya digital, dengan dukungan sumber daya manusia yang siap.

"Semua harus serba digital. Investasi kita di sumber daya manusia juga penting, jangan sampai ada dinas yang tertinggal karena ketidaksiapan SDM sementara yang lain sudah ingin berlari," tegasnya.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix agar pengembangan ekosistem digital di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tags