Melalui Acara Promosi Kuliner Ikan Khas Daerah di Anjungan TMII, Pemprov Kalsel Perkenalkan Kuliner Daerah.
Adam Subayu - Monday, 16 February 2026 | 09:43 AM


amanditmedia.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan kembali memperkenalkan kekayaan kuliner daerah melalui Acara Promosi Kuliner Ikan Khas Daerah yang digelar di Anjungan Kalimantan Selatan TMII, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor.
Dalam sambutannya, Ariadi Noor menyampaikan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan karena mampu menghadirkan "Citarasa Kuliner Ikan Khas Kalimantan Selatan" di tengah masyarakat ibu kota.
"Suatu kebanggaan acara ini dapat terselenggara, membawa Citarasa Kuliner Ikan Khas Kalimantan Selatan. Selain menampilkan sajian makanan, momen ini juga menggambarkan kekayaan tradisi, cerita, dan identitas masyarakat Kalimantan Selatan," ujarnya.
Ia menegaskan, melalui ajang ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap Anjungan Kalimantan Selatan menjadi jendela bagi masyarakat Indonesia untuk lebih mengenal kuliner khas Banua mulai dari keunikan bahan baku, kekayaan bumbu, hingga kehangatan budaya yang menyertainya.
Kehidupan masyarakat Banjar, lanjutnya, sejak dahulu sangat dekat dengan sungai. Sungai bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga sumber penghidupan, ruang interaksi sosial, sekaligus dapur alami yang menyediakan bahan pangan bagi keluarga-keluarga di Banua.
Dari sanalah lahir beragam menu khas berbahan ikan air tawar seperti haruan, papuyu, lais, hingga patin yang diolah menjadi berbagai sajian tradisional bercita rasa kuat dan membumi. Kuliner ikan khas Kalimantan Selatan dikenal segar, kaya rempah, dan autentik.
"Setiap sajian memiliki cerita tentang alam, budaya, dan masyarakatnya. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kekayaan hayati Kalimantan Selatan," tambah Ariadi.
Lebih jauh disampaikan, promosi kuliner bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah nyata dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
"Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, promosi kuliner adalah cara yang sederhana namun nyata untuk menyejahterakan masyarakat. Ketika produk lokal dibeli, dicintai, dan dikenal luas, maka penghasilan nelayan meningkat, usaha kecil tumbuh, dan ekonomi daerah ikut menguat," tegasnya.
Acara ini turut dimeriahkan dengan berbagai stan kuliner, demo masak olahan ikan khas Banua, serta dialog interaktif bersama para pelaku usaha. Pengunjung diajak untuk berkeliling, mencicipi langsung aneka hidangan, dan mengenal lebih dekat proses serta cerita di balik setiap sajian.
Menutup sambutannya, Ariadi Noor mengundang seluruh masyarakat untuk menjadikan cita rasa sebagai pintu masuk mengenal Kalimantan Selatan lebih dalam.
"Kami berharap dari pertemuan hari ini tumbuh rasa penasaran dan kedekatan. Mari kita jadikan cita rasa kuliner sebagai alasan untuk berkunjung langsung ke Kalimantan Selatan menikmati sungainya, budayanya, dan keramahan masyarakatnya," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis kuliner ikan khas Banua semakin dikenal secara nasional dan menjadi bagian dari penguatan identitas sekaligus penggerak ekonomi daerah
Next News

Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Kembali Salurkan Bantuan TJSL Safari Ramadan Kepada Masyarakat Dan Komunitas Bandara
7 hours ago

Akhirnya Mufrida Resmi Mewakili Indonesia Di Regional Athlete Congress 2026 Singapura
8 hours ago

Dinas Pertanian Kalsel Ikut Gerakan Pangan Murah di Polda Kalsel Selama Ramadan
19 hours ago

Pemprov Kalsel Serahkan SK CPNS STTD dan Lantik 116 Pejabat Fungsional
20 hours ago

Koperasi KSOP Banjarmasin Gelar RAT 2025, Dinas Koperasi Kalsel Tekankan Transparansi Pengelolaan
a day ago

NPCI Kalsel Mulai Pembinaan 126 Atlet Disabilitas, Tiga Dipanggil Persiapan ASEAN Para Games
a day ago

Dispora Kalsel Hapus Pencak Silat dari Program Spobnas 2026, Ini Alasannya!
a day ago

Inflasi Kalsel Tembus 5,97 Persen, Gubernur Muhidin Soroti Lonjakan Harga Listrik dan Emas
a day ago

Ngabuburit Spectaxcular DJP Kalsel-Teng, Pajak Jadi Santai di Ramadan
3 days ago

PRSPDNF Fajar Harapan Peringati Nuzulul Quran, Klien Disabilitas Netra Ikut Tadarus
3 days ago





