Mengenal Feby Putri: Suara di Balik Keruntuhan dan Kebangkitan Jiwa Kita
Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 15 March 2026 | 10:00 AM


Pernah nggak sih kamu lagi merasa capek banget sama dunia, terus nggak sengaja dengerin lagu di Spotify yang liriknya kayak lagi nampol sekaligus meluk kamu di saat yang sama? Kalau pernah, kemungkinan besar suara yang kamu dengar itu adalah suara khas milik Feby Putri. Penyanyi asal Makassar ini bukan cuma sekadar "anak senja" yang jualan kopi dan puisi, tapi dia sudah jadi semacam ikon bagi generasi yang sering merasa asing di tengah keramaian.
Kalau kita bicara soal Feby Putri, kita nggak cuma ngomongin soal penyanyi yang viral karena satu lagu. Kita lagi ngomongin perjalanan seorang perempuan muda yang berani keluar dari zona nyaman "tukang cover" menuju musisi yang punya karakter kuat. Namanya makin mentereng lewat lagu "Runtuh" yang dia bawakan bareng Fiersa Besari. Tapi, siapa sih sebenarnya sosok Feby ini di balik melodi-melodi melankolisnya?
Dari Kamar di Makassar Menuju Panggung Nasional
Lahir dengan nama lengkap Feby Putri Nilam Cahyani pada 5 Februari 2000, Feby memulai segalanya dari hal yang sangat sederhana: media sosial. Sebelum industri musik mainstream meliriknya, Feby sudah lebih dulu mencuri perhatian lewat cover lagu di Instagram dan YouTube. Waktu itu, tren cover lagu memang lagi kencang-kencangnya, tapi Feby punya sesuatu yang beda. Suaranya itu lho, berat, serak-serak basah, dan punya vibrasi yang bikin merinding. Nggak heran kalau pengikutnya naik drastis.
Tapi, jujur aja, jadi penyanyi cover itu kayak pisau bermata dua. Di satu sisi cepat terkenal, di sisi lain orang susah melihat identitas asli kita. Untungnya, Feby bukan tipe orang yang mau terjebak di zona itu selamanya. Dia punya keresahan yang pengen dia tumpahkan lewat tulisan sendiri. Maka lahirlah "Halu" pada tahun 2019. Lagu ini meledak gila-gilaan. Bayangin aja, lagu indie dengan lirik yang cukup dalam bisa masuk ke telinga semua orang, dari anak sekolah sampai pekerja kantoran yang lagi lembur. Di situ, Feby seolah bilang ke dunia: "Eh, aku bisa lho bikin karya sendiri yang nggak kalah keren."
Suara yang Menjadi Teman dalam Kesepian
Apa sih yang bikin musik Feby Putri begitu spesial? Kalau menurut opini pribadi saya, kuncinya ada pada kejujuran. Feby nggak berusaha jadi diva yang teriak-teriak pamer teknik vokal tinggi. Dia justru bernyanyi seolah-olah lagi bisikin curhatan di telinga kita. Musiknya yang didominasi petikan gitar akustik dan nuansa folk-pop bikin suasana jadi intim banget.
Lirik-lirik yang dia tulis itu puitis tapi nggak lebay. Dia sering mengangkat tema soal pencarian jati diri, rasa kesepian, dan bagaimana caranya berdamai dengan diri sendiri. Di zaman sekarang, di mana kesehatan mental jadi topik yang hangat, lagu-lagu Feby hadir sebagai soundtrack bagi mereka yang lagi berjuang. Dia nggak jualan mimpi indah, dia justru mengakui kalau "runtuh" itu nggak apa-apa. Dan justru kejujuran itulah yang bikin pendengarnya merasa divalidasi perasaannya.
"Riuh": Pembuktian Kedewasaan Bermusik
Puncak dari konsistensi Feby Putri adalah saat dia merilis album perdana bertajuk "Riuh" di awal tahun 2022. Album ini isinya sepuluh lagu yang semuanya punya benang merah soal perjalanan pulang. Bukan cuma pulang ke rumah secara fisik ke Makassar, tapi juga pulang ke dalam diri sendiri. Lewat lagu-lagu seperti "Alih", "Diri", dan "Cahaya", Feby membuktikan kalau dia punya kapasitas sebagai penulis lagu yang mumpuni.
Dengerin album "Riuh" itu rasanya kayak baca buku harian seseorang yang sangat rahasia. Ada rasa sakit, ada harapan, dan ada penerimaan. Aransemen musiknya pun makin dewasa, nggak cuma gitar akustik doang, tapi ada sentuhan atmosferik yang bikin pendengarnya seolah masuk ke dunia yang Feby ciptakan. Kalau kamu dengerin album ini pakai earphone di malam hari pas lagi hujan, wah, siap-siap aja tisu buat jaga-jaga kalau air mata tiba-tiba netes.
Bukan Sekadar Viral, Tapi Bertahan
Di tengah gempuran musik-musik jedag-jedug atau lagu cinta yang template banget, Feby Putri tetap berdiri tegak dengan jalurnya yang cukup "sunyi". Dia nggak haus validasi dengan bikin sensasi atau masuk ke gosip-gosip artis yang nggak perlu. Dia fokus pada karya, dan itu keren banget. Style berpakaiannya yang simpel dan pembawaannya yang low profile bikin dia makin dicintai penggemarnya yang sering disebut "Kawan Feby".
Fenomena Feby Putri ini memberikan kita pelajaran bahwa untuk sukses di industri musik, kamu nggak perlu jadi orang lain. Kamu nggak perlu mengikuti tren pasar yang lagi ramai kalau itu nggak cocok sama jiwamu. Feby tetap jadi dirinya sendiri, dengan segala "kegaluannya" yang estetik, dan ternyata pasar justru mendekat ke arahnya. Ini adalah bentuk kemenangan bagi musik-musik yang punya nyawa.
Penutup: Mengapa Kita Butuh Feby Putri?
Jadi, siapa Feby Putri? Dia adalah pengingat bahwa di balik layar smartphone yang penuh dengan pamer kebahagiaan, kita semua punya sisi rapuh yang butuh dirangkul. Dia adalah suara bagi mereka yang sulit berkata-kata saat hatinya sedang hancur. Lewat setiap bait yang dia nyanyikan, Feby mengajak kita untuk berani melihat ke dalam diri, menerima luka, dan perlahan-lahan bangkit kembali.
Kalau kamu belum pernah dengerin lagu-lagunya secara utuh, coba deh luangkan waktu sejenak. Matikan notifikasi sosmed, duduk tenang, dan biarkan suaranya menemanimu. Siapa tahu, lewat lagunya, kamu bisa menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang selama ini riuh di kepalamu. Karena pada akhirnya, seperti kata salah satu lagunya, kita semua butuh waktu untuk runtuh sebelum akhirnya bisa tumbuh kembali menjadi lebih kuat.
Next News

Menjaga Kewarasan dan Fokus Saat UTBK: Biar Nggak Nge-blank Pas Ketemu Soal
22 days ago

Gimana Caranya Biar Skor UTBK Nggak Gitu-gitu Aja? Tips Ampuh Naik Drastis Tanpa Harus Jadi Robot
22 days ago

Seni Bertahan Hidup di Arena UTBK: Gimana Caranya Ngerjain Cepat Tanpa Perlu Pakai Jin?
23 days ago

Strategi War UTBK: Cara Biar Nggak 'Ngutang' Jawaban Saat Waktu Habis
23 days ago

Seni Menyusun Jadwal Belajar UTBK yang Nggak Bikin Tipis Harapan (dan Tipis Dompet)
23 days ago

Panduan Survival UTBK: Bocoran Materi Langganan Muncul Biar Nggak Sia-sia Ambis
23 days ago

Seni Bertahan Hidup Menghadapi UTBK: Bukan Cuma Soal Pintar, Tapi Soal Waras
23 days ago

UTBK Udah Deket Tapi Masih Blank? Begini Cara 'War' Jalur Ekspres Tanpa Bikin Tipus
23 days ago

Panduan Doa Sembelih Kurban Idul Adha Sesuai Sunnah
a month ago

Lebih dari Sekadar Sate: Membedah Sisi Spiritual dan Sosial di Balik Tradisi Kurban
24 days ago





