Rabu, 11 Maret 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

NPCI Kalsel Mulai Pembinaan 126 Atlet Disabilitas, Tiga Dipanggil Persiapan ASEAN Para Games

Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 10 March 2026 | 06:10 PM

Background
NPCI Kalsel Mulai Pembinaan 126 Atlet Disabilitas, Tiga Dipanggil Persiapan ASEAN Para Games
Daerah Pendidikan, Pemuda & Olahraga 9 Maret 2026 NPCI Kalsel Siapkan 126 Atlet Hadapi Pembinaan 2026 (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Kalimantan Selatan mulai menjalankan program pembinaan atlet untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional sepanjang tahun 2026.

Ketua NPCI Kalsel Sumansyah menyampaikan bahwa terdapat tiga atlet asal Kalimantan Selatan yang mendapat panggilan mengikuti persiapan menuju ajang ASEAN Para Games yang direncanakan berlangsung di Tokyo, Jepang.

Ketiga atlet tersebut berasal dari cabang olahraga panahan, atletik, dan menembak yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.

"Mereka dipanggil karena memiliki kualitas yang sangat baik, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di Asia Tenggara," ujar Sumansyah, Senin (9/3).

Selain mempersiapkan atlet untuk ajang internasional, NPCI Kalsel juga memanggil total 126 atlet untuk mengikuti program pembinaan tahun ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 90 atlet merupakan atlet pemula yang disiapkan sebagai bagian dari proses regenerasi.

Sementara itu, sebanyak 35 atlet lainnya merupakan atlet berprestasi yang sebelumnya meraih medali pada ajang Pekan Paralimpik Nasional di Surakarta serta atlet yang pernah tampil dan meraih prestasi pada ASEAN Para Games sebelumnya.

Sumansyah menjelaskan, program pembinaan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan posisi Kalimantan Selatan pada kompetisi nasional mendatang.

"Selama ini kita berada di peringkat tujuh. Melalui program pembinaan tahun 2026, kami menargetkan bisa kembali merebut posisi empat besar pada Peparnas mendatang," jelasnya.

Ia juga mengingatkan kepada para pelatih maupun asisten pelatih agar menjalankan tugas secara profesional dan disiplin dalam melaksanakan program latihan.

"Kami menilai dari kinerja, bukan sekadar nama. Pelatih harus disiplin menjalankan program latihan secara profesional agar pembinaan atlet berjalan maksimal," tegasnya.

Melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, NPCI Kalsel optimistis para atlet disabilitas daerah mampu meningkatkan prestasi serta bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Tags