RSUD Ulin Banjarmasin Siapkan Dana Pendamping Rp5 Miliar bagi Pasien Non-BPJS
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 14 March 2026 | 06:26 AM


amanditmedia.id, Banjarmasin – RSUD Ulin Banjarmasin menyediakan program dana pendamping bagi pasien yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan namun membutuhkan penanganan medis. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap bisa memperoleh layanan kesehatan.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Among Wibowo menjelaskan dana pendamping tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai sekitar Rp5 miliar. Dana itu dialokasikan khusus bagi pasien dari kalangan ekonomi kurang mampu yang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Menurutnya, program tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan tetapi memerlukan pelayanan medis. Dengan adanya dana pendamping, pasien tetap dapat memperoleh perawatan tanpa harus terkendala biaya.
Among menambahkan program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Proses verifikasi dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas sosial, dinas kesehatan, hingga pemerintah kelurahan dan kecamatan.
Masyarakat yang ingin mengakses program tersebut diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen pendukung, seperti surat keterangan tidak mampu dari kelurahan serta data verifikasi dari kecamatan yang menunjukkan kondisi ekonomi keluarga.
Langkah verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sehingga dana pendamping benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui program ini, RSUD Ulin Banjarmasin berharap tidak ada lagi warga kurang mampu yang kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan hanya karena keterbatasan biaya. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.
Next News

Program RTLH 2026 Diperketat, Validasi Data dan Akuntabilitas Jadi Prioritas
in 7 hours

"Banua Influencer" Jadi Ruang Kolaborasi Kreator Lokal dan Dispar Kalsel
in 6 hours

Penguatan Kinerja ASN dan Tertib Arsip Jadi Fokus Sosialisasi di Kalsel
in 4 hours

Jemaah Haji Kalsel Dilepas, Pesan Penting: Jaga Kesehatan dan Ikuti Arahan Petugas
in 3 hours

40 Pejabat Ikut PKA 2026, Disiapkan Jadi Penggerak Kinerja di Kalsel
in an hour

Hasnuryadi Melenggang Sendiri, Kursi Ketua KONI Kalsel Nyaris Tanpa Lawan
in 16 minutes

Peneliti Prancis Dalami Sejarah Intan Kalsel di Museum Lambung Mangkurat
13 hours ago

Pameran "Kuda Cahaya" Curi Perhatian, Sarat Makna Spiritual dan Filosofi Mendalam
14 hours ago

Kalsel Masuk 5 Besar Nasional, Muhidin Raih Penghargaan Bergengsi di Hari Otda 2026
15 hours ago

Koperasi Merah Putih Dikebut, Kalsel Targetkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
18 hours ago





