Temui Aliansi BEM, Gubernur Kalsel Tanggapi Isu Pendidikan hingga Lingkungan
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 09 June 2026 | 02:15 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru — Sejumlah aspirasi yang disampaikan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan mendapat tanggapan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, saat aksi penyampaian pendapat di Kantor Gubernur Kalsel, Jumat (5/6).
Berbagai isu menjadi sorotan mahasiswa, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, keamanan nasional hingga persoalan daerah lainnya.
Menanggapi sektor pendidikan, H. Muhidin mengakui kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan masih perlu ditingkatkan agar mampu bersaing dengan daerah lain. Salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah adalah asesmen terhadap tenaga pendidik untuk mengukur kualitas pembelajaran yang diberikan di sekolah.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan menjadi penting agar pelajar Kalimantan Selatan memiliki daya saing yang lebih baik, termasuk dalam persaingan masuk perguruan tinggi favorit.
Terkait tuntutan pencabutan status kawasan taman nasional, H. Muhidin menegaskan kewenangan tersebut bukan berada di pemerintah provinsi. Ia menjelaskan keberadaan taman nasional justru bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang program pemberdayaan bagi masyarakat sekitar kawasan.
Sementara itu, mengenai persoalan yang dihadapi warga Sidomulyo, gubernur menegaskan pemerintah tidak dapat mencampuri proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan. Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati mekanisme hukum yang berlaku.
Meski demikian, Pemprov Kalsel tetap membuka ruang komunikasi dan siap memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat melalui jalur yang sesuai, termasuk melalui DPRD.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhidin juga menjelaskan perkembangan rencana pembangunan stadion internasional yang sempat menjadi perhatian mahasiswa. Ia menegaskan proyek tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan administratif dan teknis sebelum dapat direalisasikan.
Dialog antara mahasiswa dan pemerintah daerah berlangsung terbuka. Pemprov Kalsel berharap masukan yang disampaikan dapat menjadi bagian dari upaya perbaikan kebijakan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Next News

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
10 days ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
10 days ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
13 days ago

Regulasi Diperkuat, PUPR Kalsel Bidik Jalan Lebih Awet dan Berkualitas
13 days ago

Kelola Sumber Daya Air, Pemprov Kalsel Buka Rekrutmen Anggota TKPSDA WS Cengal-Batulicin
14 days ago

Rumija Belum Tergarap Maksimal, PUPR Kalsel Bidik Jadi Sumber PAD Baru
14 days ago

Pasang Kabel di Jalan Provinsi Tak Bisa Sembarangan, Kalsel Perketat Izin
14 days ago

94 Nakes Digembleng Sekaligus, Kalsel Fokus Lawan Stroke hingga Kusta
14 days ago

Kalsel Juara Kemerdekaan Pers Nasional, JMSI Diminta Jadi Benteng Lawan Hoaks
14 days ago

AI Mulai Kuasai Penyiaran, KPID Kalsel Pasang Rem Etika
15 days ago
