Kamis, 25 Juni 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Bank Indonesia Ajak Media dan Akademisi Jaga Optimisme Ekonomi Kalimantan

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 10 May 2026 | 03:14 PM

Background
Bank Indonesia Ajak Media dan Akademisi Jaga Optimisme Ekonomi Kalimantan
eputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan sekaligus Koordinator Wilayah Kalimantan, Aloysius Donanto H.W (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Malang – Penguatan komunikasi publik dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga optimisme ekonomi di tengah ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Hal itu disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan sekaligus Koordinator Wilayah Kalimantan, Aloysius Donanto H.W, pada kegiatan Capacity Building Opinion Maker Wilayah Kalimantan di Kota Malang, Rabu (6/5).

Mengusung tema "Memperkuat Komunikasi, Menjaga Ekspektasi, Membangun Optimisme Ekonomi Kalimantan", kegiatan ini mempertemukan insan media, akademisi, dan opinion maker untuk memperkuat jejaring komunikasi publik.

Aloysius mengatakan, masyarakat perlu memahami kondisi ekonomi secara utuh agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu sesuai realitas.

"Bank Indonesia terus melakukan langkah stabilisasi. Namun masyarakat juga perlu memahami kondisi yang sebenarnya terjadi dan ikut menjaga stabilitas rupiah," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih bijak dalam bertransaksi, termasuk mengutamakan penggunaan rupiah dan produk dalam negeri untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, derasnya arus informasi di era digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi media dan opinion maker dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang.

"Tantangan kita adalah bagaimana menyampaikan informasi yang benar-benar sesuai konteks, bukan sekadar menelan mentah-mentah informasi yang beredar," katanya.

Menurut Aloysius, kondisi ekonomi Indonesia sejauh ini masih relatif stabil di tengah tekanan global. Pertumbuhan ekonomi dan inflasi dinilai tetap terjaga, termasuk perkembangan sektor ketenagakerjaan di Kalimantan yang mulai bergerak di luar sektor pertambangan.

Tags