Rabu, 11 Maret 2026
Amandit FM
Nasional

BMKG Umumkan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Fase dan Waktunya

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 26 February 2026 | 01:54 PM

Background
BMKG Umumkan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Fase dan Waktunya
Close-up of a Lunar Eclipse (Pexels.com/Tom Fisk)

amanditmedia.id, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengumumkan akan terjadi Gerhana Bulan Total pada 3 Maret. Informasi tersebut tercantum dalam Almanak 2026 yang dirilis BMKG.

Berdasarkan data resmi, puncak gerhana berlangsung pada pukul 18.34.52 WIB. Fenomena ini menjadi salah satu dari empat peristiwa gerhana yang terjadi sepanjang 2026, terdiri dari dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari.

BMKG merinci tahapan gerhana Bulan Total 3 Maret sebagai berikut:

  1. Gerhana Penumbra mulai (P1): 15.44.22 WIB
  2. Gerhana Sebagian mulai (U1): 16.50.00 WIB
  3. Gerhana Total mulai (U2): 18.04.26 WIB
  4. Puncak Gerhana (MID): 18.34.52 WIB
  5. Gerhana Total berakhir (U3): 19.02.45 WIB
  6. Gerhana Sebagian berakhir (U4): 20.17.10 WIB
  7. Gerhana Penumbra berakhir (P4): 21.22.59 WIB

Fenomena ini dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia sesuai zona waktu masing-masing. Selain Indonesia, gerhana juga bisa disaksikan dari kawasan Amerika, Australia, serta Asia bagian Timur, Tenggara, dan Tengah.

Masyarakat yang ingin menyaksikan secara daring dapat mengakses siaran langsung melalui laman resmi BMKG di https://gerhana.bmkg.go.id/.

Gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari menuju Bulan terhalang oleh Bumi. Peristiwa ini hanya berlangsung saat fase purnama dan dapat diprediksi karena dipengaruhi pergerakan dinamis Matahari, Bumi, dan Bulan. Pada fase total, ketiga benda langit tersebut berada dalam satu garis lurus sehingga seluruh permukaan Bulan masuk ke dalam bayangan inti Bumi.

Selain gerhana Bulan Total pada 3 Maret, BMKG mencatat Gerhana Matahari Cincin pada 17 Februari, Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus, serta Gerhana Bulan Sebagian pada 28 Agustus.