BWF Terapkan Format Baru, Turnamen Bulu Tangkis Dunia Kini Berdurasi 11 Hari
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 11 February 2026 | 03:32 PM


amanditmedia.id, Jakarta - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) mulai menerapkan format anyar dalam penyelenggaraan turnamen, termasuk pada ajang bergengsi Indonesia Open level Super 1000, yang kini berlangsung selama 11 hari. Kebijakan ini mendapat dukungan dari Pengurus Pusat PBSI sebagai bagian dari penyesuaian terhadap arah pengembangan kompetisi bulu tangkis global.
Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menjelaskan bahwa penambahan durasi turnamen berdampak langsung pada aspek penyelenggaraan. Waktu pelaksanaan yang lebih panjang membuat kebutuhan operasional meningkat, mulai dari logistik, sumber daya manusia, hingga pengelolaan venue. Meski demikian, PBSI menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis jangka panjang demi menjaga status Indonesia Open sebagai salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF.
Dari perspektif teknis, format baru ini memperluas partisipasi atlet, khususnya di sektor tunggal. Jumlah peserta meningkat dari 32 menjadi 48 pemain, sehingga kesempatan tampil di level elite menjadi lebih terbuka. Sistem pertandingan juga mengalami penyesuaian dengan penerapan format setengah kompetisi sebelum masuk fase 16 besar, yang otomatis menambah volume laga yang harus dijalani atlet.
Perubahan ini turut mempertimbangkan faktor fisiologis dan manajemen beban pertandingan. Dengan jadwal lebih panjang serta penggunaan dua lapangan utama, atlet memperoleh jeda pemulihan yang lebih proporsional. Skema tersebut dirancang agar kualitas permainan tetap terjaga hingga fase akhir turnamen.
Tak hanya sisi kompetisi, penyelenggaraan juga diarahkan pada konsep sportainment. Rentang waktu 11 hari memberi ruang lebih luas untuk menghadirkan elemen hiburan, aktivasi sponsor, serta interaksi penonton di luar pertandingan. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan pengalaman audiens, baik yang hadir langsung di arena maupun yang mengikuti melalui siaran dan platform digital.
Format baru ini menandai transformasi penyelenggaraan turnamen bulu tangkis menuju model yang lebih modern, komersial, dan berorientasi pada keseimbangan antara performa atlet dan daya tarik industri olahraga.
Next News

TVRI Buka Pendaftaran Nobar Resmi Piala Dunia 2026 untuk Kafe hingga Hotel
2 months ago

Kemkomdigi Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat untuk Pelajar di Tangerang
2 months ago

Gregoria Mariska Tunjung Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI, Faktor Kesehatan Jadi Alasan
2 months ago

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter
3 months ago

1.585 Posbankum di Jambi Resmi Diluncurkan, Akses Bantuan Hukum Kini Sampai Desa
3 months ago

Bahlil Nilai Batas BBM Subsidi 50 Liter per Hari Wajar, Singgung Pengalaman Jadi Sopir Angkot
4 months ago

Ramai Isu BBM Naik 1 April, Ini Penjelasan Terbaru dari Pusat
4 months ago

UTBK Is Coming: Checklist Amunisi Biar Nggak Panik di Hari-H
4 months ago

Punya 7.000 Triliun, Elon Musk Bisa Beli Apa Saja di Dunia Ini?
4 months ago

Otto Toto Sugiri: Kisah "Bill Gates Indonesia" yang Hartanya Bikin Geleng-Geleng Kepala
4 months ago





