Minggu, 8 Februari 2026
Amandit FM
Hiburan

Digarap Sineas Daerah, Film KUYANK Kenalkan Budaya Banjar dan Alam Hulu Sungai Selatan ke Publik Nasional

Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 26 January 2026 | 05:15 AM

Background
Digarap Sineas Daerah, Film KUYANK Kenalkan Budaya Banjar dan Alam Hulu Sungai Selatan ke Publik Nasional
Gala Premier Film KUYANK (Kominfo HSS/Adm)

amanditmedia.id, Banjarmasin – Film KUYANK menjadi salah satu karya layar lebar yang menampilkan potensi budaya dan wisata daerah Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan. Produksi DHF Entertainment ini menghadirkan latar kehidupan masyarakat lokal melalui pengambilan gambar di sejumlah lokasi khas daerah.

Beberapa ikon HSS, seperti Pasar Kandangan dan rumah adat Banjar Balai Laki, dimunculkan sebagai bagian dari visual cerita. Kehadiran unsur tersebut dinilai memperkuat identitas lokal sekaligus memperkenalkan wajah HSS kepada penonton yang lebih luas.

Film ini disutradarai oleh Johansyah Jumberan, sineas asal Negara Daha yang telah berkiprah di industri perfilman nasional. Keterlibatannya menunjukkan peran kreator daerah dalam menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten HSS melihat film KUYANK sebagai media promosi alternatif yang efektif. Melalui pendekatan cerita dan visual, film dinilai mampu membangun ketertarikan publik terhadap budaya dan potensi wisata daerah.

Dari sisi pariwisata, film ini dianggap berhasil menampilkan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal secara menarik. Sejumlah kawasan di HSS, termasuk wilayah Loksado, disebut masih memiliki peluang besar untuk diangkat dalam produksi film berikutnya.

Selain menonjolkan lokasi, film KUYANK juga memuat unsur budaya Banjar, seperti busana adat, seni tradisional, dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Pesan pelestarian budaya menjadi bagian yang menyatu dalam alur cerita.

Pemutaran perdana film ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Film KUYANK diharapkan dapat mendorong pengembangan industri kreatif daerah sekaligus memperluas promosi budaya dan pariwisata Hulu Sungai Selatan di tingkat nasional.