Dinas Pertanian Kalsel Ikut Gerakan Pangan Murah di Polda Kalsel Selama Ramadan
Hafizah Fikriah Waskan - Tuesday, 10 March 2026 | 10:19 PM


amanditmedia.id, Banjarbaru – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di lingkungan Polda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (9/3).
Program ini ditujukan untuk membantu personel kepolisian memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan serta mengendalikan potensi inflasi.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Syamsir Rahman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian terhadap kebutuhan rumah tangga personel kepolisian selama Ramadan.
Menurutnya, gerakan pangan murah tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga lebih ringan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian dalam membantu kesejahteraan anggota.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan paket sembako bersubsidi bagi peserta. Paket yang sebelumnya bernilai Rp50.000 dijual dengan harga Rp40.000 setelah mendapat potongan harga khusus.
Selain itu, peserta juga menerima tambahan bahan pangan secara cuma-cuma berupa sayur mayur. Total sebanyak 1.000 paket timun dan 2.000 paket sayuran dibagikan kepada para penerima manfaat selama kegiatan berlangsung.
Syamsir berharap program ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas harga bahan pokok di daerah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polda Kalimantan Selatan dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
"Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dan inflasi daerah dapat terkendali," ujarnya.
Next News

Koperasi Merah Putih Dikebut, Kalsel Targetkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
in 4 hours

Perda TJSLP Dikebut, Perusahaan Didorong Jadi "Mesin Kedua" Pembangunan Kalsel
in 6 hours

Perda TJSLP Direvisi, Pemprov Kalsel Dorong Peran Perusahaan Lebih Terarah
in 3 hours

Cuaca Tak Menentu, Dislautkan Kalsel Dorong Strategi Lindungi Nelayan Kecil
in 2 hours

Disdikbud Kalsel Tegas! Perpisahan Sekolah Wajib Sederhana, Dilarang Pungutan
in an hour

Target PSU Kalsel Naik di 2026, Disperkim Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
2 hours ago

Taekwondo Kalsel Bawa Pulang 6 Medali dari Kejurnas 2026, Atlet SPOBDA Ikut Sumbang Perunggu
3 hours ago

Nilai Sempurna Diraih, Kinerja Layanan KI Kemenkum Kalsel di Triwulan I 2026 Jadi Sorotan
15 hours ago

Bahas Ranperda hingga Posbankum, Kemenkum Kalsel dan Pemkab HSS Perkuat Koordinasi
14 hours ago

Hasil Harmonisasi 3 Ranperbup HSU Diserahkan, Siap Lanjut ke Tahap Penetapan
11 hours ago





