Dinsos Kalsel Ikut Workshop Nasional Bahas Standar Layanan Sosial untuk Gelandangan dan Pengemis
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 14 March 2026 | 07:28 AM


amanditmedia.id, Bekasi – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan ambil bagian dalam workshop nasional yang membahas implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial, khususnya terkait penanganan gelandangan dan pengemis (gepeng). Kegiatan tersebut berlangsung di Bekasi pada 10–12 Maret 2026.
Workshop ini digelar oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang. Pesertanya terdiri dari 22 Dinas Sosial provinsi atau UPTD panti sosial serta perwakilan 22 pemerintah kabupaten dan kota dari berbagai daerah di Indonesia yang dinilai memiliki praktik baik dalam penanganan gepeng.
Kepala Dinsos Kalsel Muhammad Farhanie melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Selamat Riadi menjelaskan kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penguatan implementasi SPM, khususnya pada pelayanan rehabilitasi sosial yang diberikan melalui panti sosial.
Ia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini memiliki lima Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) panti sosial yang memberikan layanan rehabilitasi. Salah satunya adalah Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Barakat Cangkal Bacari yang menangani berbagai penyandang masalah kesejahteraan sosial, termasuk gelandangan dan pengemis.
Dalam praktiknya, pelayanan tersebut juga berpedoman pada Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 22 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. Regulasi ini mengatur berbagai pendekatan penanganan, mulai dari pencegahan, penertiban, rehabilitasi hingga dukungan lanjutan bagi penyandang masalah sosial.
Selama tiga hari kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi seperti pemaparan materi dari kementerian terkait, diskusi kelompok, presentasi makalah, hingga evaluasi penerapan SPM di daerah masing-masing. Forum ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan sosial sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan gelandangan dan pengemis di daerah.
Next News

Peneliti Prancis Dalami Sejarah Intan Kalsel di Museum Lambung Mangkurat
5 hours ago

Pameran "Kuda Cahaya" Curi Perhatian, Sarat Makna Spiritual dan Filosofi Mendalam
6 hours ago

Kalsel Masuk 5 Besar Nasional, Muhidin Raih Penghargaan Bergengsi di Hari Otda 2026
7 hours ago

Koperasi Merah Putih Dikebut, Kalsel Targetkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa
10 hours ago

Perda TJSLP Dikebut, Perusahaan Didorong Jadi "Mesin Kedua" Pembangunan Kalsel
8 hours ago

Perda TJSLP Direvisi, Pemprov Kalsel Dorong Peran Perusahaan Lebih Terarah
11 hours ago

Cuaca Tak Menentu, Dislautkan Kalsel Dorong Strategi Lindungi Nelayan Kecil
12 hours ago

Disdikbud Kalsel Tegas! Perpisahan Sekolah Wajib Sederhana, Dilarang Pungutan
13 hours ago

Target PSU Kalsel Naik di 2026, Disperkim Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
16 hours ago

Taekwondo Kalsel Bawa Pulang 6 Medali dari Kejurnas 2026, Atlet SPOBDA Ikut Sumbang Perunggu
17 hours ago





