Kamis, 12 Maret 2026
Amandit FM
Nasional

IRGC Luncurkan Gelombang Keenam, Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Target Israel

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 01 March 2026 | 06:39 PM

Background
IRGC Luncurkan Gelombang Keenam, Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Target Israel
Asap membubung di Bandara Internasional Erbil di Irak yang menampung pasukan AS (AFP/Shvan Harki)

amanditmedia.id, Teheran - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengumumkan pihaknya melancarkan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Minggu (1/3/2026). Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha.

Dilansir Al Jazeera dan AFP, Iran menyebut serangan dilakukan menggunakan rudal dan drone dalam skala besar yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat serta instalasi strategis Israel. IRGC mengklaim sedikitnya 27 pangkalan AS menjadi target.

Selain itu, Iran juga menyebut menyerang Pangkalan Udara Tel Nof Israel, markas komando militer Israel di HaKirya, Tel Aviv, serta kompleks industri pertahanan di kota yang sama. IRGC menyatakan pembalasan akan dilakukan secara bertahap dengan intensitas yang meningkat.

Ledakan keras juga dilaporkan terdengar di sekitar Bandara Erbil, Irak, yang menjadi lokasi pasukan koalisi pimpinan AS di wilayah otonom Kurdistan. Asap hitam terlihat mengepul dari area tersebut. Sehari sebelumnya, pasukan koalisi mengaku telah mencegat sejumlah rudal dan drone bermuatan bahan peledak di atas Erbil.

Militer Israel menyatakan sedang merespons serangan rudal Iran. Sirene serangan udara diaktifkan di wilayah Israel tengah dan sebagian Tepi Barat. Angkatan udara Israel disebut beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika diperlukan.

Ledakan juga dilaporkan terdengar di Manama, sementara sirene serangan udara berbunyi di Kuwait. Negara-negara Teluk tersebut selama ini menjadi tuan rumah pangkalan militer dan instalasi pertahanan Amerika Serikat.

Eskalasi terbaru ini mempertegas potensi konflik terbuka yang semakin meluas di Timur Tengah, dengan keterlibatan langsung Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam konfrontasi militer berskala regional.

Tags