Rabu, 22 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Jelang Mudik Lebaran, Dinkes Kalsel Cek Kesehatan Sopir Angkutan di Terminal Gambut

Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 14 March 2026 | 11:54 AM

Background
Jelang Mudik Lebaran, Dinkes Kalsel Cek Kesehatan Sopir Angkutan di Terminal Gambut
Dinkes Kalsel Periksa Kondisi Pengemudi Angkutan Umum Mudik Idulfitri (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Kabupaten Banjar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi angkutan umum menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Kegiatan ini digelar di Terminal Gambut Barakat sebagai langkah menjaga keselamatan perjalanan selama meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Diauddin menjelaskan pemeriksaan kesehatan tersebut bertujuan memastikan para pengemudi berada dalam kondisi fisik dan mental yang layak sebelum melayani penumpang pada masa mudik dan arus balik.

Ia menilai Terminal Gambut memiliki peran penting sebagai pusat pergerakan transportasi di Kalimantan Selatan, karena melayani perjalanan dalam kota, antar kabupaten hingga antar provinsi. Dengan tingginya aktivitas transportasi di lokasi tersebut, kondisi kesehatan pengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan sejumlah tes kesehatan seperti pengecekan tekanan darah, tes NAPZA, pemeriksaan buta warna, hingga pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, dilakukan pula penilaian kesehatan jiwa untuk memastikan pengemudi siap secara mental selama bertugas di jalan.

Diauddin menegaskan pengemudi yang sehat merupakan salah satu faktor utama dalam menjamin keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi risiko seperti kelelahan atau gangguan medis saat berkendara.

Sebagai gambaran, pada pemeriksaan serupa saat Idulfitri 2025 lalu, sebanyak 53 pengemudi mengikuti pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 28 orang dinyatakan layak mengemudi, 23 orang layak dengan catatan, dan dua orang dinilai belum layak untuk bertugas.

Ia juga mengapresiasi peran para pengemudi angkutan umum yang menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat. Namun ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Tags