LPDP Panggil AP, Suami DS yang Pernyataan "Cukup Saya WNI, Anak Jangan" Viral
Hafizah Fikriah Waskan - Monday, 23 February 2026 | 02:41 PM


amanditmedia.id, Jakarta - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memanggil AP, suami dari alumni penerima beasiswa DS, untuk dimintai keterangan terkait kewajiban kontribusi setelah menyelesaikan studi. Pemanggilan ini menyusul kontroversi yang sempat viral akibat pernyataan DS mengenai kewarganegaraan anaknya, "cukup saya yang WNI, anak jangan."
Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, Mohammad Lukmanul Hakim, menjelaskan proses pemanggilan dilakukan secara daring pada Senin (23/2). "Dalam kasus suami DS, saat ini LPDP meminta keterangan terkait kewajiban kontribusi dan pengabdian di Indonesia setelah studi," ujarnya.
Seluruh penerima beasiswa dan alumni LPDP diwajibkan melaksanakan masa pengabdian di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun. DS sendiri telah menyelesaikan studi S2 dan lulus pada 31 Agustus 2017.
Kontroversi bermula dari unggahan DS di Instagram @sasetyaningtyas, di mana ia menunjukkan dokumen dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris. Dalam unggahannya, DS menyinggung keinginannya agar anak-anaknya memiliki kewarganegaraan asing, sementara dirinya tetap menjadi WNI.
Setelah menuai kritik luas dari publik, DS mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf pada Jumat (20/2). Ia mengakui pernyataannya kurang tepat dan bisa menimbulkan persepsi merendahkan identitas sebagai warga negara Indonesia. "Apa pun latar belakang emosi yang melatarinya, dampak dari pernyataan tersebut tetap menjadi tanggung jawab saya sepenuhnya. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti," tulisnya.
Pemanggilan AP oleh LPDP menjadi langkah untuk memastikan setiap alumni memenuhi kewajiban kontribusi di tanah air, sekaligus menegaskan mekanisme akuntabilitas bagi penerima beasiswa negara.
Next News

TVRI Buka Pendaftaran Nobar Resmi Piala Dunia 2026 untuk Kafe hingga Hotel
4 months ago

Kemkomdigi Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat untuk Pelajar di Tangerang
4 months ago

Gregoria Mariska Tunjung Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI, Faktor Kesehatan Jadi Alasan
4 months ago

Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Kolom Abu Capai 800 Meter
5 months ago

1.585 Posbankum di Jambi Resmi Diluncurkan, Akses Bantuan Hukum Kini Sampai Desa
5 months ago

Bahlil Nilai Batas BBM Subsidi 50 Liter per Hari Wajar, Singgung Pengalaman Jadi Sopir Angkot
6 months ago

Ramai Isu BBM Naik 1 April, Ini Penjelasan Terbaru dari Pusat
6 months ago

UTBK Is Coming: Checklist Amunisi Biar Nggak Panik di Hari-H
6 months ago

Punya 7.000 Triliun, Elon Musk Bisa Beli Apa Saja di Dunia Ini?
6 months ago

Otto Toto Sugiri: Kisah "Bill Gates Indonesia" yang Hartanya Bikin Geleng-Geleng Kepala
6 months ago

