Pemprov Kalsel Matangkan Rencana Stadion Bertaraf Internasional, Fokus pada AMDAL dan Kesiapan Teknis
Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 04 March 2026 | 12:12 AM


amanditmedia.id, Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan rencana pembangunan stadion bertaraf internasional telah terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah. Program tersebut tercantum dalam RPJMD, Renstra, hingga Renja masing-masing SKPD, khususnya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi bersama Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terkait ekspose pembangunan stadion. Ia berharap seluruh kekurangan dalam tahap perencanaan dapat disempurnakan melalui pembahasan lintas perangkat daerah.
"Dalam rapat ini mudah-mudahan apa yang masih menjadi kekurangan bisa kita perbaiki dan kita rapatkan bersama seluruh SKPD terkait," ujar Chair di Banjarmasin, Selasa (3/3).
Ia menambahkan, sejumlah aspek teknis dan skema penyelenggaraan masih membutuhkan pendalaman. Untuk itu, disepakati penjadwalan rapat lanjutan dalam satu bulan ke depan agar setiap pihak dapat menyiapkan kajian serta data pendukung yang dibutuhkan.
"Pada intinya kami mengambil waktu satu bulan lagi untuk mengadakan rapat kembali, agar masing-masing pihak bisa menyiapkan hasil kajian dan laporan yang dibutuhkan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menyoroti dua isu strategis yang harus menjadi perhatian utama, yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan alih fungsi lahan. Menurutnya, dokumen AMDAL menjadi instrumen krusial untuk menilai keberlanjutan proyek, termasuk potensi dampak positif dan negatif terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.
"Kita bicara yang menyangkut masalah yang harus dipenuhi, termasuk AMDAL. Karena AMDAL sangat menentukan untuk masa depan proyek itu. Sejauh mana dampak positif dan negatifnya, itu harus jelas," tegas Supian.
Ia menambahkan, pembahasan teknis AMDAL akan menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup bersama instansi teknis terkait lainnya.
Rapat tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Tenaga Ahli Gubernur, jajaran asisten dan staf ahli Setdaprov Kalsel, kepala Bappeda, BPKAD, PUPR, Dispora, Dishub, Dishut, DLH, hingga Biro Administrasi Pembangunan. Turut hadir pula General Manager Bandara Syamsudin Noor, serta perwakilan organisasi olahraga seperti KONI dan PSSI Provinsi Kalsel.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemprov Kalsel menargetkan pembangunan stadion bertaraf internasional dapat terealisasi secara terukur, sesuai visi misi gubernur, serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan olahraga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Next News

LPTQ Kalsel Mulai Gembleng Kafilah Hadapi MTQ Nasional 2026
2 months ago

Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 di Kalsel, Diskominfo Siapkan Dukungan Teknis
2 months ago

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp319 Juta untuk Stunting hingga Rumah Layak Huni
2 months ago

Vaksin HPV Tahap Akhir di BBPOM Banjarbaru Lampaui Target Peserta
2 months ago

Gerak Cepat Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Landasan Ulin Timur
2 months ago

BPBD Kalsel Fokus Lindungi Permukiman Saat Karhutla Meluas di Banjarbaru
2 months ago

Pelatihan Penyusutan Arsip BPSDMD Kalsel Ditutup, 29 ASN Lulus
2 months ago

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
3 months ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
3 months ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
3 months ago
