Rabu, 22 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Pengawas Laga Asal Kalsel Tembus Pro Futsal League, Yazid Bawa Nama Daerah ke Level Nasional

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 01 April 2026 | 06:11 AM

Background
Pengawas Laga Asal Kalsel Tembus Pro Futsal League, Yazid Bawa Nama Daerah ke Level Nasional
Daerah Pendidikan, Pemuda & Olahraga 28 Maret 2026 Pengawas Pertandingan Asal Kalsel Berlisensi Nasional, Yazid Surya Fahmi Tampil di Pro Futsal League 2025/2026 (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Keterlibatan wakil Kalimantan Selatan dalam Pro Futsal League 2025/2026 tak hanya datang dari pemain. Dari sisi perangkat pertandingan, nama Yazid Surya Fahmi ikut mencuri perhatian.

Pria asal Banjarmasin itu dipercaya menjalankan tugas sebagai match commissioner dan menjadi satu-satunya perwakilan Kalsel di kompetisi futsal kasta tertinggi nasional musim ini.

Penugasan tersebut dijalankan saat pertandingan berlangsung di GOR Babussalam. Kesempatan ini diakuinya sebagai bentuk kepercayaan sekaligus pengalaman berharga.

"Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi PSSI dan Federasi Futsal Indonesia yang telah mempercayakan saya sebagai pengawas pertandingan dari Kalimantan Selatan," ujarnya.

Di luar aktivitasnya di futsal, Yazid juga berprofesi sebagai guru olahraga di SMA Negeri 1 Banjarmasin. Ia menilai kehadirannya di ajang nasional bisa menjadi referensi bagi perkembangan futsal di daerah.

"Ini harus jadi pembelajaran, khususnya bagi atlet-atlet futsal muda di Kalsel, agar bisa melihat langsung seperti apa futsal modern saat ini," katanya.

Yazid menjelaskan, untuk menjadi pengawas pertandingan berlisensi nasional harus melalui tahapan penataran serta tes yang rutin dilakukan setiap musim.

"Kalau pengawas pertandingan langsung level nasional. Saya sendiri sudah berlisensi sejak 2024. Setiap musim ada tes sebelum liga dimulai," ungkapnya.

Ia berharap ke depan semakin banyak perangkat pertandingan asal Kalsel yang mendapat kesempatan di level nasional, seiring meningkatnya kualitas sumber daya di daerah.

Tags