Kamis, 25 Juni 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

PPM TBC Diperkuat, Kalsel Targetkan Penurunan Kasus Lebih Signifikan

Hafizah Fikriah Waskan - Sunday, 26 April 2026 | 04:28 AM

Background
PPM TBC Diperkuat, Kalsel Targetkan Penurunan Kasus Lebih Signifikan
Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor, Kalsel Dorong Percepatan Eliminasi TBC Melalui PPM (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarmasin — Upaya menekan angka Tuberkulosis (TBC) di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan menggelar pertemuan koordinasi dan perencanaan penerapan Public Private Mix (PPM), sekaligus ekspansi Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) di tingkat provinsi.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengungkapkan bahwa TBC masih menjadi tantangan serius, baik secara global maupun nasional. Berdasarkan Global TB Report 2025, Indonesia menempati peringkat kedua dengan beban kasus tertinggi di dunia, dengan estimasi mencapai lebih dari satu juta kasus.

Di tingkat daerah, notifikasi kasus TBC di Kalimantan Selatan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 12.169 kasus, sehingga diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk menanganinya.

Ia menegaskan bahwa target eliminasi TBC pada tahun 2030 membutuhkan penguatan komitmen bersama, termasuk peningkatan akses layanan yang merata dan berkualitas.

Menurutnya, pendekatan PPM menjadi strategi penting karena mengintegrasikan seluruh jejaring layanan TBC, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, secara sistematis.

Kontribusi sektor swasta seperti dokter praktik mandiri, klinik, hingga rumah sakit dinilai berperan besar dalam meningkatkan penemuan dan penanganan kasus.

Selain itu, ekspansi pemberian TPT di berbagai fasilitas kesehatan diharapkan mampu memperluas jangkauan pencegahan, khususnya bagi kelompok berisiko.

Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk menyusun langkah teknis yang lebih terarah, termasuk penguatan koordinasi dan pemerataan layanan di seluruh wilayah.

Sinergi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penurunan kasus TBC di Kalimantan Selatan.

Tags