RSUD Ulin Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Lewat Forum Lintas Perangkat Daerah
Hafizah Fikriah Waskan - Friday, 08 May 2026 | 01:16 PM


amanditmedia.id, Banjarmasin – Upaya memperkuat layanan kesehatan di Kalimantan Selatan dibahas dalam sebuah forum diskusi lintas sektor yang digelar di Gedung Tower Lantai 8 RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (5/5).
Forum tersebut mempertemukan berbagai unsur, mulai dari tenaga ahli gubernur, Dinas Kesehatan Kalsel, Bappeda, Biro Administrasi Pembangunan, hingga jajaran direksi rumah sakit milik pemerintah provinsi seperti RSUD Ulin, RSUD Ansari Saleh, RSJ Sambang Lihum, dan RSGM Gusti Hasan Aman.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, menyebut pertemuan ini sebagai ruang koordinasi untuk menyamakan arah pengembangan layanan kesehatan di daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antar rumah sakit.
Ia menjelaskan, salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan layanan unggulan, termasuk rencana pembangunan Pusat Jantung Terpadu (PJT) yang diproyeksikan menjadi rujukan utama di wilayah Kalimantan.
RSUD Ulin juga memaparkan rencana strategis hingga 2030 yang mencakup penguatan mutu layanan, peningkatan status sebagai rumah sakit rujukan regional, serta pengembangan sarana dan prasarana kesehatan.
Saat ini, rumah sakit tersebut memiliki sejumlah layanan prioritas seperti kesehatan ibu dan anak, kanker, jantung, stroke, uronefrologi, hingga penyakit infeksi dan diabetes. Dari layanan tersebut, lima di antaranya ditetapkan sebagai fokus pengembangan utama.
Pengembangan layanan jantung terpadu sendiri telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir, termasuk penyusunan ulang desain teknis pada 2025. Fasilitas ini dirancang berstandar modern dengan peralatan cath lab dan ruang perawatan lengkap.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, mulai dari penentuan lokasi hingga kebutuhan anggaran besar, termasuk penyempurnaan dokumen analisis dampak lalu lintas.
Ketersediaan tenaga medis spesialis jantung dinilai sudah cukup mendukung, termasuk dokter yang sedang menjalani pelatihan di luar negeri.
Forum ini diharapkan memperkuat sinergi antarinstansi agar pengembangan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Next News

Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan BBM Subsidi Lewat Aplikasi XSTAR
in 2 hours

Jupiter Aerobatic Team Pukau Ribuan Warga di Langit Banjarbaru
in 2 hours

Kejar Target WHO 2026, Ribuan Kuota Sertifikasi Halal Gratis Masih Tersedia di Kalsel
in an hour

Petani Batola Belajar Gunakan Drone, Pertanian Modern Mulai Digenjot
14 minutes ago

Audit SPBE Kalsel Tersendat, Diskominfo Akui Terkendala SDM dan Anggaran
an hour ago

KIA Bakal Punya Manfaat Baru? Disdukcapil Kalsel Gandeng Amanah Borneo Park
a day ago

Jembatan Cambai Diperlebar, Truk Berat Dilarang Melintas hingga September
a day ago

Kafe Forester 3 Resmi Dibuka, Jual Produk Petani Hutan dan Bidik Tambah PAD
2 days ago

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kalsel Soroti Persatuan dan Tantangan Era Digital
3 days ago

Wali Kota Cup 2026 Diserbu 175 Petenis, Kuota Peserta Ludes dalam Waktu Singkat
3 days ago



