Kamis, 30 April 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Susun Renja 2027, Kalsel Fokus Integrasi Data dan Hentikan Aplikasi yang Tumpang Tindih

Hafizah Fikriah Waskan - Thursday, 02 April 2026 | 08:25 AM

Background
Susun Renja 2027, Kalsel Fokus Integrasi Data dan Hentikan Aplikasi yang Tumpang Tindih
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru - Arah pembangunan sektor komunikasi dan informatika mulai dipetakan lebih awal melalui Forum Perangkat Daerah untuk penyusunan Rencana Kerja 2027.

Kegiatan ini melibatkan seluruh SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta perwakilan Diskominfo kabupaten dan kota, sebagai upaya menyelaraskan program agar lebih terintegrasi.

Dalam forum tersebut, Sekretaris Daerah Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menegaskan pentingnya perencanaan berbasis kebutuhan riil masyarakat dengan hasil yang terukur.

"Forum ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat, serta memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan," ujarnya, Senin (30/3).

Ia menekankan, koordinasi antarperangkat daerah menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri, terutama dalam sektor komunikasi dan informatika yang berperan dalam penyebaran informasi publik.

Selain itu, capaian Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang berada pada kategori baik tetap disertai catatan evaluasi, seperti masih adanya aplikasi yang tidak terintegrasi, keterbatasan pertukaran data, serta belum meratanya infrastruktur teknologi.

Untuk itu, sejumlah fokus diarahkan pada integrasi sistem, penguatan satu data daerah, peningkatan keamanan siber, hingga percepatan transformasi layanan digital.

Tiga poin utama juga ditekankan, yakni perencanaan berbasis data yang selaras antarwilayah, penghentian aplikasi yang tumpang tindih, serta penggunaan platform bersama guna efisiensi anggaran.

"Kelebihan kita ke depan akan diukur dari sejauh mana kita mampu mewujudkan integrasi, efisiensi, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, diperlukan komitmen yang kuat dan keberanian untuk melakukan perubahan," tegasnya.

Forum ini diharapkan menghasilkan program prioritas yang lebih fokus dan realistis untuk mendukung pembangunan Kalimantan Selatan pada 2027.

Tags