DPRD Kalsel Tindaklanjuti Keluhan, Dua U-Turn Baru Segera Diuji Coba di Handil Bakti
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 07 February 2026 | 08:59 AM


amanditmedia.id, Banjarmasin - DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui uji coba pembukaan dua U-turn baru di Jalan Trans Kalimantan kawasan Handil Bakti sebagai tindak lanjut keluhan warga terkait jauhnya jarak putar balik dan potensi bahaya lalu lintas, Kamis (5/2).
Keluhan masyarakat muncul karena jarak antar titik putar balik yang tersedia saat ini mencapai sekitar 2 kilometer. Kondisi itu membuat sebagian pengendara, khususnya roda dua, kerap mengambil risiko dengan memotong arus lalu lintas.
Komisi III DPRD Kalsel membahas persoalan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat bersama instansi terkait di gedung dewan. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK yang menekankan perlunya langkah cepat untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di simpang Handil Bakti.
"Hasil rapat ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita akan melakukan uji coba dengan membuka dua U-turn baru," ujar Supian HK.
Ia menyebut uji coba direncanakan mulai dalam satu hingga dua minggu ke depan. Targetnya, pembukaan sudah bisa dilakukan sebelum memasuki bulan puasa tahun ini.
Pembukaan titik putar balik tambahan itu diharapkan memangkas jarak tempuh pengendara yang ingin berbalik arah. Langkah tersebut juga ditujukan menekan potensi pelanggaran lalu lintas serta mengurangi risiko kecelakaan akibat manuver mendadak di badan jalan.
DPRD bersama instansi teknis akan melakukan pemantauan selama masa uji coba. Evaluasi dilakukan untuk melihat dampak terhadap kelancaran arus kendaraan maupun tingkat keselamatan di lokasi tersebut.
Supian HK menambahkan, jika dalam rentang satu hingga tiga bulan setelah dibuka justru terjadi peningkatan angka kecelakaan, maka kebijakan itu bisa ditinjau ulang. U-turn yang dibuka memungkinkan untuk ditutup kembali bila dinilai tidak efektif.
Sebelumnya, warga juga menyoroti arus kendaraan di Jalan Trans Kalimantan Handil Bakti yang kerap tersendat pada jam sibuk. Minimnya titik putar balik dinilai menjadi salah satu pemicu penumpukan kendaraan.
Selain opsi U-turn, DPRD Kalsel melalui Komisi III turut mendorong kajian solusi jangka panjang seperti pemasangan lampu lalu lintas atau pembangunan flyover di simpang empat Handil Bakti guna mendukung keselamatan dan kelancaran arus kendaraan.
Next News

LPTQ Kalsel Mulai Gembleng Kafilah Hadapi MTQ Nasional 2026
10 days ago

Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026 di Kalsel, Diskominfo Siapkan Dukungan Teknis
11 days ago

Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Rp319 Juta untuk Stunting hingga Rumah Layak Huni
11 days ago

Vaksin HPV Tahap Akhir di BBPOM Banjarbaru Lampaui Target Peserta
11 days ago

Gerak Cepat Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Landasan Ulin Timur
12 days ago

BPBD Kalsel Fokus Lindungi Permukiman Saat Karhutla Meluas di Banjarbaru
12 days ago

Pelatihan Penyusutan Arsip BPSDMD Kalsel Ditutup, 29 ASN Lulus
12 days ago

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
a month ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
a month ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
2 months ago





