Kebun Raya Banua Kembangkan Riset Tanaman Obat Khas Kalimantan
Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 16 May 2026 | 05:12 AM


amanditmedia.id, Banjarbaru — Penelitian terhadap tanaman berkhasiat obat khas Kalimantan terus dikembangkan sebagai upaya menjaga pengetahuan lokal sekaligus menggali potensi sumber daya hayati daerah.
Pengembangan riset itu dilakukan Kebun Raya Banua melalui berbagai kegiatan eksplorasi tumbuhan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kepala Seksi Penelitian dan Konservasi Tumbuhan Exsitu Kebun Raya Banua Muhammad Ferza Listyannoor mengatakan tanaman hasil eksplorasi tidak hanya dikonservasi, tetapi juga diteliti lebih lanjut sesuai potensi masing-masing.
"Eksplorasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung fungsi penelitian di Kebun Raya Banua," ujarnya di Banjarbaru, Rabu (13/5).
Peneliti Kebun Raya Banua Noor Laily Aziza menjelaskan penelitian difokuskan pada tumbuhan lokal yang berpotensi menjadi bahan baku obat di masa depan.
Menurutnya, proses penelitian turut memanfaatkan pengetahuan tradisional masyarakat lokal, mulai dari suku Dayak, Banjar, hingga komunitas adat lainnya yang selama ini menggunakan tanaman tertentu sebagai obat tradisional.
Salah satu tanaman yang diteliti yakni pohon ulin. Tanaman tersebut sejak lama dipercaya masyarakat sebagai bahan alami untuk perawatan rambut dan menghambat munculnya uban.
"Ternyata setelah diteliti memang ada senyawa tertentu pada ulin yang berpotensi menghambat pembentukan uban," kata Noor Laily.
Selain melakukan penelitian, Kebun Raya Banua juga membuka peluang kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian lain untuk mengembangkan potensi tumbuhan khas Kalimantan.
Next News

Hulu Sungai Selatan Juara Umum PESODA 2026
11 days ago

Pelaksanaan Pesoda Dan Pelatda Ditengah Efesiensi Anggaran
11 days ago

Inflasi Kalsel Masih Terkendali, Beras Jadi Sorotan Utama
14 days ago

Regulasi Diperkuat, PUPR Kalsel Bidik Jalan Lebih Awet dan Berkualitas
14 days ago

Kelola Sumber Daya Air, Pemprov Kalsel Buka Rekrutmen Anggota TKPSDA WS Cengal-Batulicin
14 days ago

Rumija Belum Tergarap Maksimal, PUPR Kalsel Bidik Jadi Sumber PAD Baru
15 days ago

Pasang Kabel di Jalan Provinsi Tak Bisa Sembarangan, Kalsel Perketat Izin
14 days ago

94 Nakes Digembleng Sekaligus, Kalsel Fokus Lawan Stroke hingga Kusta
14 days ago

Kalsel Juara Kemerdekaan Pers Nasional, JMSI Diminta Jadi Benteng Lawan Hoaks
15 days ago

AI Mulai Kuasai Penyiaran, KPID Kalsel Pasang Rem Etika
16 days ago





