Rabu, 24 Juni 2026
Amandit FM
Berita Kalsel

Kebun Raya Banua Kembangkan Riset Tanaman Obat Khas Kalimantan

Hafizah Fikriah Waskan - Saturday, 16 May 2026 | 05:12 AM

Background
Kebun Raya Banua Kembangkan Riset Tanaman Obat Khas Kalimantan
Kebun Raya Banua Kembangkan Riset Tumbuhan Obat Berbasis Pengetahuan Lokal (diskominfomc.kalselprov.go.id/MC Kalsel)

amanditmedia.id, Banjarbaru — Penelitian terhadap tanaman berkhasiat obat khas Kalimantan terus dikembangkan sebagai upaya menjaga pengetahuan lokal sekaligus menggali potensi sumber daya hayati daerah.

Pengembangan riset itu dilakukan Kebun Raya Banua melalui berbagai kegiatan eksplorasi tumbuhan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk di Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Seksi Penelitian dan Konservasi Tumbuhan Exsitu Kebun Raya Banua Muhammad Ferza Listyannoor mengatakan tanaman hasil eksplorasi tidak hanya dikonservasi, tetapi juga diteliti lebih lanjut sesuai potensi masing-masing.

"Eksplorasi ini menjadi bagian penting dalam mendukung fungsi penelitian di Kebun Raya Banua," ujarnya di Banjarbaru, Rabu (13/5).

Peneliti Kebun Raya Banua Noor Laily Aziza menjelaskan penelitian difokuskan pada tumbuhan lokal yang berpotensi menjadi bahan baku obat di masa depan.

Menurutnya, proses penelitian turut memanfaatkan pengetahuan tradisional masyarakat lokal, mulai dari suku Dayak, Banjar, hingga komunitas adat lainnya yang selama ini menggunakan tanaman tertentu sebagai obat tradisional.

Salah satu tanaman yang diteliti yakni pohon ulin. Tanaman tersebut sejak lama dipercaya masyarakat sebagai bahan alami untuk perawatan rambut dan menghambat munculnya uban.

"Ternyata setelah diteliti memang ada senyawa tertentu pada ulin yang berpotensi menghambat pembentukan uban," kata Noor Laily.

Selain melakukan penelitian, Kebun Raya Banua juga membuka peluang kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian lain untuk mengembangkan potensi tumbuhan khas Kalimantan.

Tags