Sabtu, 7 Maret 2026
Amandit FM
Nasional

Statistik Bicara: Janice Tjen Kalah dari Swiatek di Qatar Open 2026

Hafizah Fikriah Waskan - Wednesday, 11 February 2026 | 01:01 PM

Background
Statistik Bicara: Janice Tjen Kalah dari Swiatek di Qatar Open 2026
Petenis Indonesia, Janice Tjen (Instagram/janicetjen)

amanditmedia.id, Doha - Petenis Indonesia Janice Tjen harus mengakhiri perjalanannya di ajang Qatar Open 2026 setelah menghadapi tantangan berat dari unggulan dunia, Iga Swiatek. Pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Selasa malam waktu setempat, memperlihatkan perbedaan level yang cukup jelas meski Janice sempat memberikan perlawanan.

Swiatek yang kini menempati peringkat dua dunia langsung tampil menekan sejak awal laga. Set pertama berjalan cepat dengan dominasi penuh dari petenis asal Polandia tersebut. Janice kesulitan keluar dari tekanan reli panjang dan akurasi pukulan lawan, sehingga set pembuka ditutup dengan skor telak 0-6.

Memasuki set kedua, performa Janice meningkat signifikan. Ia mulai berani bermain lebih agresif dari baseline serta mampu menahan tempo permainan. Beberapa kali kedudukan sempat imbang hingga 3-3, menunjukkan adaptasi Janice terhadap pola permainan Swiatek. Namun pengalaman dan konsistensi Swiatek kembali menjadi pembeda di fase krusial. Ia merebut tiga gim terakhir untuk memastikan kemenangan 6-3 sekaligus menutup pertandingan dua set langsung.

Dari sisi statistik, Janice mencatatkan satu ace sepanjang laga, sementara Swiatek membukukan empat ace. Selain itu, Swiatek juga lebih efektif dalam memaksimalkan peluang break point, yang berpengaruh besar terhadap jalannya pertandingan.

Walau tersingkir, keikutsertaan Janice di turnamen level WTA 1000 ini tetap menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya. Ia tampil melalui jalur wildcard dan mampu bersaing di panggung besar melawan salah satu petenis terbaik dunia. Pengalaman menghadapi lawan dengan kualitas elite seperti Swiatek dinilai akan menjadi modal berharga bagi perkembangan permainannya ke depan.

Sementara itu, Swiatek melanjutkan langkahnya dengan status favorit, terlebih ia memiliki rekam jejak impresif di Doha setelah menjuarai turnamen ini dalam beberapa edisi sebelumnya.